- Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar
Prabowo Perintahkan “Bongkar Ulang” Formasi ASN, Ribuan Puskesmas Tanpa Dokter Jadi Alarm Keras
Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun talent pool nasional yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan pembangunan jangka panjang.
Sorotan paling tajam muncul dari sektor kesehatan. Pemerintah menemukan ketimpangan serius dalam distribusi tenaga medis, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Oh mohon maaf, ketinggalan satu, Menteri Kesehatan. Nah Menteri Kesehatan ini juga kami minta, kita minta untuk melakukan pendataan terhadap kebutuhan tenaga-tenaga kesehatan kita, terutama di daerah-daerah 3T,” terang dia.
Prasetyo mengungkapkan fakta mencemaskan: ribuan fasilitas kesehatan dasar masih kekurangan tenaga medis.
“Tadi beliau melaporkan bahwa dari sekian 10.000 kurang lebih puskesmas, masih ada kurang lebih 4.000 yang di situ belum memiliki tenaga medis, dokter, maupun terutama dokter gigi juga sangat kurang, Pak Menteri ya,” tandas dia.
Evaluasi menyeluruh ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia dalam menjalankan agenda prioritas nasional. Penataan ulang formasi ASN diharapkan mampu menjawab ketimpangan distribusi tenaga kerja sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
Dengan keterlibatan lintas sektor dan fokus pada kebutuhan riil di lapangan, pemerintah menargetkan desain kepegawaian baru yang lebih adaptif, tepat sasaran, dan mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan. (agr/rpi)