- Istimewa
Perkuat Literasi dan Karakter Kebangsaan, Pojok Baca Bela Negara di Tanjung Priok Diresmikan
Sementara itu, Sekretaris Badan Bela Negara dan Hubungan Antar Lembaga F-PDR sekaligus Founder Komunitas Kawan Mekar, Elizabeth Piscilia Runtu, dalam sambutannya menekankan pentingnya gerakan literasi sebagai fondasi pembangunan karakter bangsa.
Ia menyampaikan bahwa pojok baca ini merupakan bagian dari gerakan kolektif untuk menghadirkan ruang-ruang edukatif yang inklusif dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Elizabeth menilai, literasi bukan hanya soal kemampuan membaca, tetapi juga tentang membangun kesadaran kritis, memperkuat identitas kebangsaan, serta membentuk generasi yang tangguh menghadapi tantangan zaman.
Sejalan dengan yang disampaikan oleh Indah Permata S, Elizabeth menegaskan bahwa penguatan nilai bela negara harus dimulai dari ruang-ruang sederhana yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Melalui pojok baca ini, kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya mendidik, tetapi juga menginspirasi. Ruang di mana anak-anak dan masyarakat dapat tumbuh dengan nilai-nilai kebangsaan yang kuat, memiliki daya pikir kritis, serta mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” ujar Elizabeth.
Ketua Yayasan Pelita Harapan Sejahtera, Pdt. Jorry Sanger dalam sambutan singkatnya menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia berharap Pojok Baca Bela Negara dapat menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus membentuk karakter anak sejak usia dini.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh pimpinan Eureka, Andriyansyah, bersama orang tua peserta didik, sejumlah tokoh masyarakat dan pegiat literasi yang mendukung penguatan budaya baca di lingkungan pendidikan dan masyarakat.
Dengan diresmikannya Pojok Baca Bela Negara di kawasan Tanjung Priok ini, diharapkan lahir ruang-ruang literasi yang tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga menjadi benteng nilai dalam menghadapi tantangan kebangsaan di era modern.