news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi - Seorang pria melakukan perjalanan mudik menggunakan motor listrik..
Sumber :
  • Antara

Mudik Pakai Motor Listrik? Simak Tips dari Pakar Otomotif ITB Agar Perjalanan Tetap Aman

Bagi masyarakat yang berencana menggunakan sepeda motor listrik untuk pulang kampung pada Lebaran tahun ini, persiapan ekstra menjadi hal yang wajib dilakukan. 
Kamis, 19 Maret 2026 - 09:01 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Bagi masyarakat yang berencana menggunakan sepeda motor listrik untuk pulang kampung pada Lebaran tahun ini, persiapan ekstra menjadi hal yang wajib dilakukan. 

Hal tersebut ditekankan oleh Yannes Martinus Pasaribu, Pakar Otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Yannes menjelaskan bahwa kunci perjalanan yang lancar terletak pada manajemen daya baterai, pemetaan rute, hingga kesiapan fisik sang pengendara.

"Jika kita ingin mencoba mengendarai sepeda motor listrik untuk mudik, ini jelas bakal menghadirkan tantangan tersendiri, persiapan yang matang sebelum berangkat tentu menjadi kunci untuk perjalanan yang nyaman minim kendala," ungkap Yannes saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (18/3).

Langkah awal yang paling krusial adalah mengenali jenis sistem baterai motor yang digunakan. Bagi pemilik motor dengan sistem tukar baterai (battery swap), wajib hukumnya memetakan lokasi stasiun penukaran di sepanjang jalur perjalanan. 

Sebaliknya, bagi pengguna motor sistem pengisian daya (charging), perencanaan waktu pengisian harus dilakukan secara detail.

Yannes mengingatkan bahwa jarak tempuh riil sebuah motor listrik biasanya 20 hingga 30 persen lebih rendah dari klaim resmi pabrikan. Oleh karena itu, membawa pengisi daya portabel dan adaptor tambahan sangat dianjurkan.

Selain masalah teknis baterai, perilaku berkendara juga sangat menentukan performa motor. 

"Demi efisiensi baterai, hindari berkendara dengan throttle penuh terus-menerus, karena dapat memicu limp mode akibat overheat," jelas Yannes.

Limp mode sendiri merupakan fitur perlindungan otomatis agar baterai dan pengontrol tidak mengalami kerusakan permanen akibat panas berlebih. 

Saat mode ini aktif, kecepatan motor akan berkurang drastis secara tiba-tiba. Jika mengalami hal ini, pemudik disarankan menepi sejenak hingga suhu motor kembali normal. 

Penggunaan fitur pengereman regeneratif (regenerative braking) juga disarankan untuk membantu menambah daya baterai secara pasif.

Faktor cuaca juga tak luput dari perhatian. Meskipun banyak motor listrik yang sudah mengantongi sertifikasi ketahanan air (IP67), Yannes mewanti-wanti agar pemudik tidak sembarangan melibas banjir.

"Penting juga kita mewaspadai kondisi basah, meski motor memiliki rating tahan air IP67, dengan menghindari menerabas genangan tinggi yang bisa merendam controller atau konektor baterai sepeda motor kita," ujarnya.

Terakhir, Yannes berpesan bahwa secanggih apa pun kendaraannya, faktor manusia tetap yang paling utama.

Persiapan kendaraan harus dilakukan jauh-jauh hari, termasuk menyiapkan rute alternatif untuk menghindari kemacetan parah.

"Terlepas dari jenis kendaraan yang kita gunakan, prinsip keselamatan tetap menjadi yang utama. Kondisi fisik pengemudi sama pentingnya dengan kondisi kendaraan, memastikan istirahat yang cukup sebelum dan selama perjalanan adalah investasi keselamatan yang tak ternilai," ujar Yannes. (ant/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

10:11
01:33
04:15
05:18
12:14
01:09

Viral