- dok.KAI
KAI: Arus Balik Lebaran Membludak, 822 Ribu Tiket Kereta Api Ludes
Jakarta, tvOnenews.com – Gelombang arus balik Lebaran 2026 via kereta api (KA) kian tak terbendung. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat lonjakan besar penumpang, dengan penjualan tiket menembus ratusan ribu dan okupansi mencapai 76 persen.
Stasiun utama seperti Pasar Senen dan Stasiun Gambir menjadi titik paling padat, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengungkapkan masa Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026 menunjukkan tren peningkatan signifikan, terutama pada fase arus balik.
Pada periode mudik 11–20 Maret, jumlah penumpang berangkat mencapai 483.389 orang. Lonjakan tertinggi terjadi pada 18 Maret dengan 53.576 penumpang dalam sehari. Sementara itu, arus kedatangan pada periode yang sama tercatat 243.007 penumpang, dengan puncak kedatangan terjadi pada 14 Maret sebanyak 31.723 penumpang.
Memasuki hari H Lebaran (21–22 Maret), mobilitas masih tinggi dengan 97.297 penumpang berangkat dan 62.254 penumpang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta.
Namun, tekanan terbesar justru terjadi saat arus balik. Pada 23 Maret, jumlah penumpang yang tiba mencapai 51.532 orang, melampaui angka keberangkatan sebesar 45.920 penumpang. Tren ini berlanjut pada 24 Maret, dengan 52.926 penumpang tiba dan 41.755 penumpang berangkat.
Distribusi penumpang pada 24 Maret memperlihatkan dominasi dua stasiun utama. Pasar Senen mencatat 17.257 penumpang berangkat dan 18.458 penumpang tiba, sementara Gambir mencatat 12.248 keberangkatan dan 16.610 kedatangan.
Secara kumulatif, hingga 24 Maret, jumlah penumpang berangkat telah mencapai 668.360 orang. Sementara total tiket yang telah terjual selama periode 11 Maret hingga 1 April mencapai 822.237 tiket.
“KAI menetapkan masa Angkutan Lebaran dari 11 Maret sampai dengan 1 April 2026,” jelas dia, dalam keterangan pers, Selasa (24/3/2026).
Meski lonjakan tinggi, KAI memastikan ketersediaan kursi masih cukup untuk mengakomodasi arus balik. Tercatat masih tersedia 253.232 tempat duduk untuk periode 24 Maret hingga 1 April.
Dari sisi kelas layanan, kapasitas terbesar berada di kelas eksekutif dengan 513.878 kursi, disusul ekonomi komersial 461.606 kursi, dan ekonomi subsidi (PSO) sebanyak 108.139 kursi.
Untuk mendukung mobilitas, pada 24 Maret saja KAI mengoperasikan 68 perjalanan KA reguler jarak jauh, ditambah 20 KA tambahan Lebaran dari Gambir dan Pasar Senen, serta 4 KA Motor Gratis (Motis).
Tingginya minat masyarakat juga tercermin dari rute favorit. Kota-kota seperti Yogyakarta, Surabaya, Semarang, hingga Bandung menjadi tujuan utama pemudik, terutama dari wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.