news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon..
Sumber :
  • Istimewa

Tim Pengacara Muslim hingga MER-C Minta Pemerintah Tegas Usai Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

MER-C Indonesia mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah tegas setelah gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL akibat serangan Israel ke Lebanon.
Kamis, 2 April 2026 - 09:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) Indonesia mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah tegas setelah gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL akibat serangan Israel ke Lebanon.

"Kami mendesak Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri, untuk mengambil langkah diplomatik tegas dan membawa kasus ini ke Mahkamah Internasional (ICJ) dan Mahkamah Pidana Internasional (ICC)," kata perwakilan Tim Pengacara Muslim (TPM) Achmad Michdan saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Pihaknya juga meminta pemerintah untuk mengevaluasi protokol perlindungan personel TNI di zona konflik Timur Tengah.

Prajurit TNI Gugur
Sumber :
  • Instagram Dedi Mulyadi

Mereka juga menuntut akuntabilitas penuh dari Israel, termasuk investigasi independen, penindakan pelaku di lapangan sebagai pelaku kejahatan perang, dan kompensasi kepada keluarga korban serta Pemerintah Indonesia.

Selain itu, Dewan Keamanan PBB juga didesak untuk mengutuk serangan terhadap UNIFIL dan membentuk mekanisme investigasi independen.

"DK PBB juga dituntut untuk memperkuat mandat perlindungan bagi pasukan penjaga perdamaian, dan segera merujuk kasus ini ke ICC jika diperlukan," katanya.

TPM bersama MER-C juga meminta komunitas internasional untuk segera bertindak atas kejahatan perang yang terus berulang.

"Solidaritas global diperlukan untuk memastikan bahwa tidak ada impunitas bagi pelaku kejahatan terhadap pasukan penjaga perdamaian," ucapnya.

Adapun ketiga prajurit yang gugur tersebut adalah Praka Farizal Rhomadhon yang gugur pada 29 Maret akibat serangan artileri, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar. 

Mereka gugur pada 30 Maret saat memimpin misi pengawalan serta Sertu Muhammad Nur Ichwan yang gugur dalam insiden ledakan kendaraan. (ant)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral