news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Polisi masih mendalami dugaan kelalaian dalam kasus tewasnya empat pekerja di proyek bangunan bertingkat, Jalan Tb Simatupang, Kelurahan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan..
Sumber :
  • Istimewa

Olah TKP, Polisi Ungkap 4 Pekerja Tewas di Proyek Bangunan TB Simatupang Tak Pakai APD

mengenai ada atau tidaknya kelalaian dalam peristiwa ini, pihaknya masih melakukan pendalaman.
Rabu, 8 April 2026 - 07:25 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus tewasnya empat pekerja di proyek bangunan bertingkat, Jalan Tb Simatupang RT.02 RW.02, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang dilakukan Senin (6/4/2026).

Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Indra Darmawan mengatakan, hasil pemeriksaan di TKP, para pekerja yang tewas diketahui tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) saat bekerja.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan TKP, olah TKP pertama dari anggota piket yang menangani itu, pada saat kejadian di TKP para pekerja tersebut tidak menggunakan alat pelindung diri atau APD,” kata Indra, kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).

Indra menerangkan, mengenai ada atau tidaknya kelalaian dalam peristiwa ini, pihaknya masih melakukan pendalaman.

“(Terkait unsur tindak pidana atau kelalaian ataupun murni kecelakaan kerja) Sementara untuk itu masih kami dalami,” ucapnya.

Untuk diketahui, Sebanyak empat pekerja ditemukan tewas di proyek bangunan bertingkat, Jalan Tb Simatupang RT.02 RW.02, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/4/2026) pagi.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

“Korban meninggal dunia ada empat orang berinisial YN (32), M (62), TS (63), dan MF (19). Keempatnya merupakan warga Jawa Barat,” kata Nurma, kepada wartawan, Jumat (3/4/2026).

Nurma menerangkan, keempatnya diduga meninggal dunia usai terjatuh ke dalam lubang geloteng saat bekerja. Adapun kronologi menurut saksi yang juga pekerja di proyek tersebut, insiden ini bermula saat mandor memerintah pekerja bangunan untuk menguras tempat Geloteng (Penampungan air bersih) yang berada di basement. 

“Kemudian pada saat proses pekerjaan pembongkaran penutup korban terjatuh dalam lubang geloteng dan sempat ditolong oleh rekan kerjanya tapi tidak menggunakan perlengkapan safety,” ujar Nurma.

Sementara itu, rekan kerja korban ikut terjatuh kedalam gelonteng dan mandor meminta tolong saksi untuk mengevakuasi korban yang berada dalam gelonteng. 

“Pada saat evakuasi korban, saksi merasakan hawa panas dan engab di sekitar geloteng. Atas peristiwa ini sebanyak tiga pekerja lainnya juga mengalami sesak nafas,” ungkap Nurma. (Ars)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
05:12
03:54
04:00
01:53
01:36

Viral