- Abdul Gani Siregar
Viral Motor Listrik BGN, Dadan Tegaskan Harga Rp42 Juta Lebih Murah dari Pasar, Isu 70 Ribu Unit Tidak Benar
Pengadaan dilakukan secara bertahap sejak Desember 2025 untuk mendukung operasional program MBG yang menargetkan peningkatan layanan gizi di seluruh Indonesia, termasuk wilayah terpencil.
Belum Didistribusikan, Masih Tahap Administrasi
Meski sudah tersedia, Dadan memastikan bahwa motor listrik BGN belum didistribusikan ke lapangan. Saat ini, seluruh unit masih dalam proses administratif sebelum digunakan secara resmi.
“Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum didistribusikan,” jelasnya.
Proses ini dilakukan untuk memastikan seluruh aset tercatat secara transparan dan sesuai dengan aturan pengelolaan keuangan negara.
Upaya Pemerintah Redam Polemik
Klarifikasi dari Dadan Hindayana menjadi langkah pemerintah untuk meredam polemik yang berkembang di masyarakat. Isu harga dan jumlah pengadaan yang tidak akurat dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik.
Dengan penjelasan ini, pemerintah menegaskan bahwa pengadaan motor listrik BGN merupakan langkah strategis, bukan pemborosan anggaran.
Dadan Imbau Publik Tidak Mudah Percaya Informasi Viral
Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, Dadan mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
Ia meminta publik memahami konteks kebijakan pemerintah, khususnya dalam upaya memperluas jangkauan program sosial seperti MBG.
Pengadaan motor listrik BGN disebut sebagai bagian penting untuk memastikan layanan gizi dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok daerah. (nsp)