news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gunung Semeru erupsi dengan luncurkan awan panas sejauh 2.500 meter ke arah Besuk Kobokan pada Kamis (9/4)..
Sumber :
  • Antara

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Jumat, 10 April 2026 - 01:25 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 

Pada Kamis (9/4) petang, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut tercatat meluncurkan awan panas guguran sejauh 2.500 meter.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, mengonfirmasi bahwa letusan tersebut terjadi menjelang malam hari.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 17.35 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 2.500 meter di atas puncak atau 6.176 mdpl," ungkap Liswanto melalui laporan tertulisnya di Lumajang.

Hasil pengamatan visual menunjukkan kolom abu vulkanik berwarna putih hingga abu-abu dengan intensitas sedang bertiup ke arah tenggara. 

Secara teknis, erupsi ini terekam pada seismogram memiliki amplitudo maksimal 22 mm dengan durasi sekitar 17 detik.

Liswanto menambahkan bahwa material panas tersebut mengarah ke daerah aliran sungai. 

"Telah terjadi awan panas dengan jarak luncur 2.500 meter ke arah Besuk Kobokan dan erupsi masih berlangsung saat laporan dibuat," tuturnya.

Sepanjang hari Kamis, Gunung Semeru tercatat sangat aktif dengan total 11 kali kejadian erupsi. 

Rangkaian letusan dimulai sejak dini hari pukul 00.21 WIB dengan ketinggian abu 900 meter, dan terus berlanjut hingga letusan ke-11 pada pukul 21.12 WIB yang juga menyemburkan abu setinggi 900 meter.

Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Semeru masih bertahan pada Status Level III (Siaga). 

Menanggapi kondisi tersebut, pihak otoritas mengeluarkan rekomendasi ketat agar masyarakat mengosongkan area di sektor tenggara sepanjang jalur Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, warga dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepian sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena adanya risiko perluasan awan panas dan banjir lahar yang bisa mencapai jarak 17 kilometer dari puncak gunung.

"Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," tegas Liswanto.

Pemerintah juga mengimbau warga untuk terus waspada terhadap ancaman sekunder berupa awan panas, guguran lava, dan aliran lahar dingin di lembah-lembah sungai yang berhulu di puncak Semeru. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral