news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pesan Penting untuk Warga Jabar, Gubernur Dedi Mulyadi Ingatkan kalau Lahan Sawah Jangan Dibangun Rumah.
Sumber :
  • YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL

Pesan Penting untuk Warga Jabar, Gubernur Dedi Mulyadi Ingatkan kalau Lahan Sawah Jangan Dibangun Rumah

Kang Dedi Mulyadi menjelaskan komitmennya untuk Jawa Barat bisa mengurangi dan terhindar dari banjir. Berikut penjelasannya ada 4 penyebab perlu diperhatikan.
Kamis, 16 April 2026 - 06:53 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Baru-baru ini Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting untuk warga Jabar yang diharapkan bisa mencegah terjadinya banjir.

Dedi Mulyadi berpesan untuk seluruh warga Jawa Barat bisa mengelola lahan hijau dengan tepat, karena berfungsi menyerap air.

Seperti, penghentian total alih fungsi lahan sawah menjadi kawasan permukiman di wilayah Kabupaten Bandung harus dilakukan, kata Kang Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Kemudian, Dedi Mulyadi yang disapa KDM juga mengajak warganya agar bisa menaati aturan. Tidak juga membangun pemukiman di area Sungai.

"Satu, tata ruang Kabupaten Bandung diubah. Yang kedua, sungai-sungainya harus segera dinormalisasi. Yang ketiga, hulu sungainya harus direhabilitasi menjadi lahan hijau," ujarnya, dikutip dari Antara, Kamis (16/4).

Selain itu, KDM juga menilai karena masifnya pembangunan bangunan komersial dan perumahan di lahan produktif yang menjadi "biang kerok" terganggunya sistem ekologi.

Pesan Penting untuk Warga Jabar, Gubernur Dedi Mulyadi Ingatkan kalau Lahan Sawah Jangan Dibangun Rumah
Sumber :
  • YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL

Sehingga penanganan banjir saat ini tidak boleh lagi bersifat sementara, seperti memompa air kembali ke sungai.

"Yang keempat, perubahan lahannya jangan terus terjadi. Sawah terus dibikin bangunan, perumahan, segala macam," kata Dedi Mulyadi.

Selain menyoroti alih fungsi lahan di hulu, Dedi juga menyinggung keberadaan hunian di area risiko tinggi.

Penjelasan ini, ditegaskan Bapa Aing itu tidak menyinggung soal keberlanjutan kebijakan moratorium izin perumahan di Jawa Barat khususnya Bandung Raya, yang pernah dikeluarkannya.

Sebelumnya, KDM mengungkapkan data yang mencengangkan bahwa dalam beberapa periode terakhir soal lahan produktif. 

Provinsi Jawa Barat telah kehilangan sekitar 1,2 juta hektar lahan produktif yang berubah menjadi kawasan properti, pemukiman, dan industri. 

Menurutnya, bukan sekadar angka, melainkan ancaman nyata bagi ketersediaan pangan dan energi di masa depan. Dia berkomitmen untuk mengembali fungsi lahan.

"Komitmen kita adalah mengembalikan hutan menjadi fungsi hutan, bukan fungsi bisnis. Hutan itu tempatnya alam hutan, bukan alam manusia,” ujarnya.

“Satu sisi kita ngomong ketahanan pangan tapi sawah dibuat jadi rumah. Satu sisi kita ngomong harus bebas dari banjir tapi daerah rawa dan sawah dibangun tak berhenti-berhenti. Ini adalah ancaman yang nyata,” tegas KDM, dikutip dari laman bapenda jabar.(klw)

    

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:42
02:02
01:09
02:38
01:13
02:05

Viral