Prabowo Emosi! Dapat Laporan Buruk soal Kerja Eks Kepala BGN: Ada Kejanggalan
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden prabowo Subianto mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima berbagai laporan mengenai dugaan kejanggalan dan indikasi penyimpangan di lingkungan Badan Gizi Nasional ( Bgn) sebelum dilakukan pergantian pimpinan lembaga tersebut.
Menurut Prabowo, laporan yang diterimanya menunjukkan adanya sejumlah kekurangan dalam tata kelola organisasi.Â
Karena itu, ia meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), serta sejumlah pihak terkait untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.
Prabowo menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program strategis yang sangat penting karena berkaitan dengan upaya peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia, pengurangan kemiskinan, serta penguatan ekonomi masyarakat, terutama di daerah.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan program tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan dan pendidikan generasi muda, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian desa melalui peningkatan permintaan hasil pertanian dan terbukanya lapangan kerja baru.
Menurutnya, apabila program MBG berjalan optimal, puluhan ribu dapur umum yang tersebar di berbagai daerah dapat menciptakan jutaan lapangan kerja dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengingatkan seluruh mitra pelaksana program agar menjalankan tugas dengan jujur dan bertanggung jawab.Â
Ia menegaskan negara akan memberikan kesempatan bagi pihak-pihak yang ingin memperbaiki diri, namun tidak akan ragu mengambil tindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan penyimpangan.
Presiden berharap seluruh unsur yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis dapat menjaga integritas sehingga program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia.