- Tim tvOnenews/Adinda Ratna Safira
Polisi Ungkap Modus Begal Motor Anggota Damkar di Jakpus: Hunting dan Cari Korban Lengah
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap modus sembilan pelaku begal yang merampas kendaraan motor milik anggota damkar di Jalan KH Hasyim Ashari, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis (2/4/2026).
Adapun sembilan orang pelaku ini, yang telah diamankan berjumlah lima orang berinisial F (30), RS (19), TA (20), R (21), dan RA (24). Empat lainnya masih dalam pengejaran yakni bernama Zidan, Jawir, Candra, dan Fajri.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra mengungkap modus pelaku dalam melancarkan aksinya yakni mereka terlebih dahulu hunting bersama dan tak selalu mengincar kendaraan motor.
“Jadi (pelaku) hunting, tapi nggak terus-terusan nyari motor,” kata Roby, kepada wartawan, Kamis (16/4/2026).
Kemudian dalam hal ini, Roby menerangkan bahwa pelaku menyasar orang yang lengah atau tidak awas.
“Tapi kalau emang liat ada orang nggak awas atau apa, dia begal,” terang Roby.
Selanjutnya usai mendapatkan barang hasil curian, para pelaku menjualnya dan uang yang didapat digunakan untuk party.
“Dia (pelaku) jual motornya, terus hasilnya buat mereka happy-happy (party) gitu,” jelas Roby.
Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan pasal pencurian dengan pemberatan dan diancam Pasal 479 KUHP dengan hukuman penjara selama 12 tahun.
Untuk diketahui, Polisi menerangkan sebanyak lima pelaku begal anggota damkar di Jalan KH Hasyim Ashari, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis (2/4/2026), positif narkoba.
Hal ini diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, usai pihaknya melakukan tes urine terhadap para pelaku.
“Iya positif narkoba jenis amfetamin (sabu),” kata Roby, saat dihubungi, Rabu (15/4/2026).
Lebih lanjut Roby menerangkan, para pelaku memang melancarkan aksinya agar mendapatkan keuntungan dan hasilnya digunakan untuk pesta, termasuk pesta narkoba.
“Dia (pelaku) begal, dia jual motornya, terus hasilnya buat mereka happy-happy gitu. Ya kurang lebih begitu (pesta narkoba),” terang Roby. (Ars/ree)