news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Seleksi Manajer Koperasi Desa Merah Putih.
Sumber :
  • phtc.panselnas.go.id

Segini Kisaran Gaji Manager Koperasi Desa Merah Putih, Lowongannya Masih Buka hingga 26 April 2026

Lowongan Manager Koperasi Desa Merah Putih masih dibuka hingga April 2026. Simak kisaran gaji, syarat pendaftaran, dan peluang kariernya di sini.
Sabtu, 18 April 2026 - 05:27 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Program Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Melalui program ini, pemerintah berupaya memperkuat sektor ekonomi rakyat dengan membangun sistem koperasi yang modern, profesional, dan berkelanjutan.

Seiring dengan pengembangan program tersebut, pemerintah membuka rekrutmen untuk posisi manajer Koperasi Desa Merah Putih.

Lowongan ini terbuka luas bagi masyarakat, khususnya lulusan D3, D4, hingga S1 dari berbagai jurusan.

Kesempatan ini menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam pembangunan ekonomi lokal.

Proses pendaftaran masih dibuka hingga 26 April 2026 melalui portal resmi pemerintah.

Dalam seleksi ini, terdapat beberapa persyaratan utama yang harus dipenuhi oleh calon pelamar. Di antaranya adalah batas usia maksimal 35 tahun serta Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75.

Rekrutmen ini dikoordinasikan oleh BP BUMN dengan dukungan berbagai kementerian dan lembaga terkait.

Sistem seleksi yang diterapkan pun dirancang ketat dan transparan untuk menjaring kandidat terbaik yang mampu mengelola koperasi secara profesional.

Koperasi Merah Putih di Daerah Wujudkan Sinergi Usaha Besar dan UMKM
Sumber :
  • Istimewa

Dalam operasionalnya, seorang manajer Koperasi Desa Merah Putih memiliki tanggung jawab yang cukup besar.

Mereka tidak hanya mengelola aktivitas harian koperasi, tetapi juga memastikan target bisnis tercapai serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha lokal dan stakeholder lainnya.

Peran strategis ini menjadikan posisi manajer sangat penting dalam keberhasilan program. Oleh karena itu, banyak calon pelamar yang penasaran mengenai besaran gaji yang akan diterima.

Hingga saat ini, pemerintah memang belum merilis angka resmi terkait gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih.

Namun, jika mengacu pada kualifikasi pendidikan dan tanggung jawab pekerjaan, gaji yang ditawarkan diperkirakan minimal setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di masing-masing daerah.

Selain itu, terdapat kemungkinan bahwa skema penggajian akan disesuaikan dengan standar pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mengingat pengelolaan koperasi ini berada di bawah naungan BUMN pada tahap awal.

Besaran UMP sendiri ditentukan berdasarkan berbagai faktor, seperti kebutuhan hidup layak, kondisi ekonomi daerah, serta tingkat inflasi. Hal ini membuat nominal gaji di setiap wilayah berbeda-beda.

Berdasarkan data terbaru tahun 2026, DKI Jakarta menjadi daerah dengan UMP tertinggi, yakni sekitar Rp5,7 juta.

Sementara itu, Jawa Barat tercatat memiliki UMP sekitar Rp2,3 juta.

Perbedaan ini tentu akan berpengaruh terhadap estimasi gaji yang diterima oleh manajer Koperasi Desa Merah Putih di masing-masing wilayah penempatan.

Dengan kata lain, semakin tinggi UMP suatu daerah, maka semakin besar pula potensi gaji yang bisa diperoleh.

Di luar gaji pokok, tidak menutup kemungkinan adanya tambahan penghasilan berupa insentif atau tunjangan, terutama jika koperasi yang dikelola mampu mencapai target kinerja tertentu.

Program ini juga membuka peluang karier yang cukup menjanjikan.

Selain mendapatkan pengalaman di bidang manajemen dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, para manajer juga berkesempatan membangun jaringan luas dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta.

Dengan masih terbukanya lowongan hingga akhir April 2026, masyarakat yang memenuhi syarat diimbau untuk segera mendaftar melalui portal resmi berikut: https://phtc.panselnas.go.id.

Kesempatan ini tidak hanya menawarkan potensi penghasilan, tetapi juga peluang berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi desa di Indonesia. (adk)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
01:11
00:57
01:39
01:00
01:34

Viral