news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Asisten Intelijen (Asintel) Panglima TNI Mayjen Rio Firdianto.
Sumber :
  • Istimewa

Respons Peningkatan Aktivitas Kapal Perang Asing di Selat Malaka, Asintel Panglima TNI Kumpulkan Aparat Intelijen

Asintel Panglima TNI Mayjen Rio Firdianto mengumpulkan aparat intelijen di Kepri sebagai respons aktivitas kapal perang asing yang meningkat di Selat Malaka.
Minggu, 19 April 2026 - 15:34 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Asisten Intelijen (Asintel) Panglima TNI Mayjen Rio Firdianto mengumpulkan komandan satuan (dansat) dan aparat intelijen di Kepulauan Riau (Kepri) dalam rangka merespons aktivitas kapal perang asing yang meningkat di Selat Malaka.

Hal ini menuntut Indonesia untuk menjaga daerahnya serta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas kapal perang tersebut.

"Aparat intelijen dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, kemampuan deteksi dini, serta ketajaman analisis guna mengantisipasi setiap potensi ancaman secara cepat dan tepat," ungkap Rio, dikutip Minggu (19/4/2026).

Di dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa aparat harus siap siaga menghadapi dinamika global yang makin kompleks. 

Berbagai ancaman bisa saja menjadi kenyataan termasuk konflik antarnegara hingga situasi kawasan yang bisa mempengaruhi stabilitas nasional.

Para aparat intelijen juga diminta untuk memanfaatkan media sosial serta menguasai teknologi. Hal ini dinilai penting untuk menghasilkan produk intelijen yang akurat dan berguna bagi pengambil keputusan.

"Kesiapan dan adaptasi terhadap perkembangan zaman menjadi kunci dalam menjaga kedaulatan NKRI," katanya menambahkan.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul membenarkan adanya aktivitas kapal perang Amerika Serikat (AS) di Indonesia di Selat Malaka.

Peningkatan aktivitas ini diduga karena adanya perburuan kapal tanker milik Iran.

“Berdasarkan hasil pantauan perangkat Automatic Identification System (AIS) Publish memang benar USS Miguel Keith termonitor pada AIS pada pukul 15.00 WIB di perairan timur Belawan dengan haluan ke arah Barat Laut dengan kecepatan 13,1 Knots," katanya.

Di tengah kondisi ini, TNI AL memastikan situasi nasional tetap terkendali. Ia menegaskan, aktivitas kapal asing itu tidak mengganggu keamanan perairan Indonesia. (iwh)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
01:11
00:57
01:39
01:00
01:34

Viral