- Antara
Gelombang Laut Rusak Belasan Rumah Warga di Pesisir Sulteng
Jakarta, tvOnenews.com - Bencana melanda pemukiman pesisir di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (18/4) dini hari.
Sebanyak 15 unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah diterjang gelombang laut tinggi yang datang secara mendadak saat para penghuninya tengah tertidur lelap.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merinci bahwa dampak kerusakan terdiri dari tujuh unit rumah kategori rusak ringan dan delapan unit lainnya masuk dalam kategori rusak berat.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.00 WITA tersebut mengubah ketenangan malam menjadi kepanikan luar biasa bagi warga di pinggir pantai.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa titik kerusakan tersebar di beberapa lokasi, yakni Desa Kendek di Kecamatan Banggai Utara, serta Desa Lambako dan Desa Pasir Putih di Kecamatan Banggai.
"Tim Reaksi Cepat BPBD setempat melakukan asesmen. Banjir rob yang disertai gelombang tinggi juga mengancam deretan hunian warga lainnya yang berada di garis pantai itu," ujar Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/4).
Berdasarkan data dan dokumentasi visual yang diterima oleh Direktorat Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, rata-rata hunian yang mengalami kerusakan parah adalah rumah semi-permanen yang didominasi dinding papan serta atap yang terbuat dari anyaman daun kelapa atau nipah.
Lokasinya yang sangat dekat dengan bibir pantai membuat bangunan tersebut rentan tersapu kekuatan ombak.
Meskipun laporan resmi belum merinci kondisi kesehatan spesifik dari ke-15 keluarga yang terdampak, BNPB memastikan bahwa proses pendampingan terus dilakukan.
Tim Reaksi Cepat dari BPBD Kabupaten Banggai Laut saat ini masih berada di lokasi untuk memberikan bantuan serta mengantisipasi potensi gelombang susulan yang masih mungkin mengancam hunian warga lainnya di sepanjang garis pantai tersebut. (ant/dpi)