GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sembunyikan Sabu di Celana, Nelayan di Sultra Tak Berkutik Digerebek Polisi

Seorang pria paruh baya yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan berinisial JA (55), kini harus mendekam di balik jeruji besi. 
Senin, 20 April 2026 - 03:54 WIB
Barang bukti milik nelayan JA yang ditangkap di Konawe, Sulawesi Tenggara, Minggu (19/4).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pria paruh baya yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan berinisial JA (55), kini harus mendekam di balik jeruji besi. 

Warga Desa Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) ini ditangkap aparat kepolisian setelah kedapatan membawa enam paket narkotika jenis sabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Narkoba Polresta Kendari, AKP Andi Musakkir Musni, mengungkapkan bahwa penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada Sabtu (18/4) sore, sekitar pukul 17.00 WITA. 

Pengungkapan kasus ini bermula dari keberanian warga sekitar yang melaporkan maraknya peredaran gelap narkoba di lingkungan mereka.

"Tersangka ditangkap pada sebuah rumah di Desa Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe setelah petugas menerima informasi dari masyarakat terkait adanya aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut," kata Andi Musakkir, Minggu (19/4).

Dalam penggerebekan tersebut, tim Satresnarkoba langsung melakukan penggeledahan badan terhadap tersangka.

Polisi menemukan serbuk kristal putih yang diduga kuat sebagai sabu di dalam saku pakaian pelaku.

"Barang bukti tersebut ditemukan petugas tersimpan di dalam kantong celana sebelah kanan pelaku," jelasnya. 

Secara rinci, terdapat enam paket plastik bening dengan berat bruto mencapai 2,01 gram yang berhasil diamankan.

Selain paket sabu, polisi juga menyita berbagai peralatan yang diduga kuat digunakan untuk menunjang aktivitas pengedaran, di antaranya sebuah timbangan digital, dua bal saset plastik kosong, satu unit ponsel, serta sejumlah uang tunai yang diduga merupakan hasil penjualan narkoba.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna memutus rantai peredaran narkoba di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polresta Kendari guna menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan pemasoknya," tegas Andi.

Atas perbuatannya, nelayan tersebut terancam hukuman berat. Polisi menjeratnya dengan Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal-pasal terkait dalam KUHP baru mengenai penyesuaian pidana. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anak Diduga Jadi Korban Pelecehan Pelatih Sepatu Roda, Polisi: Pelaku Memanfaatkan Relasi Kepercayaan

Anak Diduga Jadi Korban Pelecehan Pelatih Sepatu Roda, Polisi: Pelaku Memanfaatkan Relasi Kepercayaan

Seorang anak berusia 16 tahun diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh pelatih sepatu roda atau inline skate di wilayah Tangerang Selatan. 
Resmi! PSSI Umumkan Harga Tiket FIFA Matchday Juni 2026, Termurah Dibanderol Rp300 Ribu

Resmi! PSSI Umumkan Harga Tiket FIFA Matchday Juni 2026, Termurah Dibanderol Rp300 Ribu

PSSI resmi mengumumkan harga tiket Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026, penjualan dibuka lewat dua platform resmi.
Hewan Kurban di Surabaya Terserang Flu dan Pilek, DPKP Gencar Pemeriksaan

Hewan Kurban di Surabaya Terserang Flu dan Pilek, DPKP Gencar Pemeriksaan

Puluhan hewan kurban milik pedagang di bursa hewan kurban kawasan Insinyur Soekarno, Surabaya, terserang flu dan pilek.
Diwarnai Dua Insiden Serius, Pedro Acosta Kritik Keputusan MotoGP Melakukan Restart Pasca Dua Bendera Merah di Catalunya

Diwarnai Dua Insiden Serius, Pedro Acosta Kritik Keputusan MotoGP Melakukan Restart Pasca Dua Bendera Merah di Catalunya

Dua kecelakaan besar mewarnai MotoGP Catalunya 2026 dan memaksa balapan dihentikan dua kali lewat bendera merah.
Geger! Pria Bersimbah Darah Diduga Jadi Korban Pembacokan di Jakbar, Polisi Ungkap Faktanya

Geger! Pria Bersimbah Darah Diduga Jadi Korban Pembacokan di Jakbar, Polisi Ungkap Faktanya

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu membantah bahwa korban bukan begal. Peristiwa pembacokan tersebut dipicu masalah kisah asmara.
Daftar Sementara Pemain Abroad yang Sudah Tiba di Tanah Air Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Siapa Saja?

Daftar Sementara Pemain Abroad yang Sudah Tiba di Tanah Air Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Siapa Saja?

Tiga pemain abroad sudah tiba di Tanah Air jelang laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, sinyal kuat skuad Garuda makin komplet untuk menghadapi Oman dan Mozambik.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Dedi Mulyadi Bikin Sayembara: Kalau Ada yang Menemukan Aman Yani, Saya Beri Rp750 Juta

Dedi Mulyadi Bikin Sayembara: Kalau Ada yang Menemukan Aman Yani, Saya Beri Rp750 Juta

Dedi Mulyadi umumkan sayembara Rp750 juta bagi siapa pun yang berhasil menemukan Aman Yani, sosok misterius di balik kasus pencairan dana pensiun yang viral. 
Selengkapnya

Viral