- Instagram Dedi Mulyadi
Kadisdik Jabar Beberkan Skema ‘Sekolah Maung’ Gagasan KDM, Mulai Berjalan Tahun Ajaran 2026/2027
Selain itu, kapasitas belajar juga telah dirancang secara terukur.
Setiap sekolah nantinya akan memiliki sekitar 8 hingga 12 rombongan belajar (rombel), dengan jumlah maksimal 32 siswa dalam satu kelas.
- Antara
Pengaturan ini akan dituangkan lebih rinci dalam petunjuk teknis (juknis) yang saat ini masih dalam tahap penyusunan.
Untuk mengantisipasi lonjakan minat masyarakat, Dinas Pendidikan Jawa Barat juga menyiapkan strategi pendukung melalui kerja sama dengan sekolah swasta.
Skema sister school atau sekolah kerja sama menjadi solusi alternatif sebagai penyangga apabila kapasitas sekolah negeri tidak mencukupi.
“Kami juga membuka ruang partisipasi masyarakat, termasuk bagi masyarakat dengan penghasilan di atas Rp10 juta per bulan,” katanya.
Langkah ini menunjukkan bahwa program Sekolah Maung tidak hanya menyasar pemerataan akses pendidikan, tetapi juga mencoba menarik minat masyarakat dari berbagai lapisan ekonomi, termasuk mereka yang selama ini memilih sekolah berbiaya tinggi.
Sebagai bentuk dukungan konkret, pemerintah daerah berencana meningkatkan alokasi Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPD).
Dana ini akan difokuskan untuk menunjang kebutuhan pembelajaran, mulai dari fasilitas hingga pengembangan kualitas tenaga pendidik.
Tak hanya itu, penyusunan petunjuk teknis terus dikebut agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai rencana.
Pemerintah juga membuka ruang dialog untuk menyerap berbagai masukan dari para pemangku kepentingan di sektor pendidikan.
Ia juga menegaskan, penyusunan juknis terus dilakukan agar pelaksanaan berjalan lancar.
“Forum ini juga penting untuk menampung berbagai pertanyaan dan masukan. Kalau ada kritik, itu menjadi bahan perbaikan bagi kami,” ujarnya.
Hingga saat ini, konsep Sekolah Maung masih terus dikembangkan secara komprehensif.
Pemerintah berharap program ini tidak hanya menjadi inovasi sesaat, melainkan mampu diimplementasikan secara luas di seluruh wilayah Jawa Barat dan menjadi model pendidikan unggulan di masa depan. (gwn)