- Tangkapan layar
Sopir Angkot Dibakar Sopir Angkot di Tanah Abang, Polisi Masih Buru Pelaku
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi masih mendalami insiden sopir angkot berinisial S (52) yang menjadi korban pembakaran hidup-hidup oleh rekan sesama sopir angkot di Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Sabtu (25/4/2026).
Adapun insiden mengerikan itu terjadi di Jalan KH Mas Mansyur tepatnya di dekat Kantor Kecamatan Tanah Abang.
Tak hanya melukai korban, aksi nekat pelaku juga membuat angkot yang dikemudikan korban ludes dilalap api.
Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan saat ini pihaknya masih memburu terduga pelaku yang identitasnya sudah diketahui.
“(Terduga pelaku) Masih dalam pencarian petugas. Sudah (dikantongi identitasnya),” kata Dhimas, kepada wartawan, Senin (27/4/2026).
Dhimas menerangkan korban pembakaran tersebut akan menjalani operasi akibat luka bakar yang dideritanya.
“(Korban) infonya rencana operasi pengangkatan luka bakar oleh tim dokter bedah. Untuk luka bakar 40 persen dengan area sebaran luka bakar kuping, lengan kiri, pinggang, dan paha kiri,” ungkap Dhimas.
Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RS Tarakan. Kondisinya sempat membutuhkan transfusi darah dan direncanakan menjalani tindakan operasi.
Dari hasil penyelidikan, aksi sadis itu dipicu persoalan sepele, yakni antrean angkot saat ngetem. Pelaku berinisial P (38) disebut tidak terima ditegur korban karena menyerobot antrean.
"Kronologis berawal korban sedang dapat giliran ngetem sewa angkot kemudian pelaku dengan angkot menyela antrean," kata Dhimas.
Tak terima ditegur, pelaku sempat pergi, namun kembali lagi ke lokasi dengan emosi memuncak.
"Tidak terima ditegur pelaku langsung melanjutkan jalan mobilnya memutar lewat Gang Awaludin kembali lagi di Jalan KH Mas Mansyur berhenti di sisi kanan korban," ujar dia.
Setibanya di lokasi, pelaku langsung melancarkan aksinya. Ia membuka pintu sopir angkot korban lalu menyiramkan bensin dan menyulut api menggunakan korek.
"Pelaku langsung menyiramkan bensin mengenai tubuh korban di dalam angkot dan dinyalakan dengan korek, menyebabkan kebakaran terhadap tubuh korban dan angkot terbakar," tutur dia. (ars/nsi)