- istimewa - antaranews
Dicopot dari Menteri Lingkungan Hidup, Ini Profil Lengkap Hanif Faisol Nurofiq yang Kini Jadi Wamenko Pangan
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan pada Senin (17/4/2026). Penunjukan ini sekaligus menandai babak baru perjalanan karier Hanif, setelah sebelumnya dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Lingkungan Hidup yang kini diisi oleh Jumhur Hidayat.
Perubahan posisi ini menjadi sorotan, mengingat Hanif Faisol Nurofiq dikenal sebagai sosok kunci dalam kebijakan lingkungan nasional selama menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup.
Dari Menteri Lingkungan Hidup ke Wamenko Pangan
Hanif Faisol Nurofiq sebelumnya menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) sejak 21 Oktober 2024. Dalam perannya sebagai menteri lingkungan hidup, Hanif Faisol Nurofiq aktif mendorong berbagai kebijakan strategis, mulai dari pengelolaan sampah hingga pengawasan industri.
Namun, dinamika politik kabinet membuat posisi menteri lingkungan hidup yang sebelumnya dipegang Hanif Faisol Nurofiq kini berganti. Ia kemudian dipercaya mengisi posisi baru sebagai Wamenko Pangan, sebuah sektor yang tak kalah strategis dalam pemerintahan.
Penunjukan ini dinilai sebagai langkah reposisi, memanfaatkan pengalaman panjang Hanif Faisol Nurofiq dalam pengelolaan sumber daya alam untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Latar Belakang dan Pendidikan
Hanif Faisol Nurofiq lahir di Bojonegoro pada 21 Maret 1971. Ia merupakan anak ke-8 dari 10 bersaudara dan menghabiskan masa pendidikan dasar hingga menengah di kampung halamannya.
Riwayat pendidikan Hanif Faisol Nurofiq:
-
SDN Kadipaten 2 Bojonegoro
-
SMPN 1 Bojonegoro
-
SMAN 1 Bojonegoro
-
Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat
-
Doktor dari Universitas Brawijaya
Latar belakang kehutanan yang kuat menjadi fondasi penting dalam perjalanan kariernya, terutama saat menjabat sebagai menteri lingkungan hidup.
Karier Panjang di Sektor Kehutanan
Karier Hanif Faisol Nurofiq dimulai sejak 1993 sebagai staf data di Kalimantan Selatan. Dari sana, ia terus menapaki berbagai posisi strategis di bidang kehutanan.
Beberapa posisi penting yang pernah diemban Hanif Faisol Nurofiq:
-
Kepala Resort Pemangkuan Hutan Pulau Laut Utara
-
Kepala BKPH Sungai Kupang
-
Kepala BKPH Batulicin
-
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (2016)
-
Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (2023)
Pengalaman ini memperkuat reputasinya sebagai teknokrat yang memahami tata kelola hutan dan lingkungan secara mendalam, hingga akhirnya dipercaya menjadi Menteri Lingkungan Hidup.
Kebijakan Saat Menjadi Menteri Lingkungan Hidup
Selama menjabat sebagai menteri lingkungan hidup, Hanif Faisol Nurofiq dikenal aktif mendorong agenda reformasi lingkungan.
Beberapa kebijakan utama Hanif Faisol Nurofiq saat menjadi menteri lingkungan hidup:
1. Penanganan Krisis Sampah Nasional
Hanif Faisol Nurofiq menggagas kebijakan “Akhiri Open Dumping Sampah” pada 2025. Program ini bertujuan menghentikan praktik pembuangan sampah terbuka yang menjadi persoalan kronis di berbagai daerah.
2. Pengawasan Kawasan Industri
Sebagai menteri lingkungan hidup, Hanif Faisol Nurofiq juga memperketat pengawasan terhadap kawasan industri, khususnya di Jabodetabek. Fokusnya pada pengendalian pencemaran udara dan pengelolaan limbah.
3. Digitalisasi Pemantauan Lingkungan
Pemerintah di bawah Hanif Faisol Nurofiq mulai menerapkan sistem pemantauan kualitas air limbah otomatis berbasis elektronik untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
4. Diplomasi Iklim Global
Hanif Faisol Nurofiq turut berperan dalam memperkuat posisi Indonesia dalam isu perubahan iklim di tingkat internasional.
Langkah-langkah tersebut memperlihatkan peran aktif Hanif Faisol Nurofiq sebagai menteri lingkungan hidup dalam mendorong transisi menuju ekonomi hijau.
Total Kekayaan Hanif Faisol Nurofiq
Berdasarkan laporan LHKPN KPK per 27 April 2026, Hanif Faisol Nurofiq memiliki total kekayaan sebesar Rp4,19 miliar.
Rincian harta kekayaan:
-
Total Harta: Rp4.197.685.000
-
Tanah dan Bangunan: Rp3.342.315.000
-
Alat Transportasi dan Mesin: Rp625.370.000
-
Kas dan Setara Kas: Rp230.000.000
-
Utang: Rp0
Data ini menunjukkan kondisi keuangan Hanif Faisol Nurofiq yang relatif stabil tanpa beban utang.
Tantangan Baru di Sektor Pangan
Kini, setelah tidak lagi menjabat sebagai menteri lingkungan hidup, Hanif Faisol Nurofiq menghadapi tantangan baru sebagai Wamenko Pangan.
Peran ini menuntut koordinasi lintas sektor, mulai dari produksi pangan, distribusi, hingga stabilitas harga. Pengalaman Hanif Faisol Nurofiq dalam pengelolaan sumber daya alam dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat kebijakan pangan nasional.
Perpindahan dari posisi menteri lingkungan hidup ke sektor pangan juga memperlihatkan bagaimana pemerintah mengoptimalkan sumber daya manusia di kabinet untuk menjawab tantangan strategis nasional. (nsp)