Penampakan Gerbong KRL yang Ditabrak KA Argo Bromo
Jakarta, tvOnenews.com - Proses evakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur masih terus berlangsung hingga malam hari.
Insiden yang melibatkan kereta komuter line dan kereta jarak jauh Argo bromo anggrek menyebabkan banyak penumpang terjebak di dalam rangkaian gerbong.
Petugas gabungan dari pemadam kebakaran, BPBD, kepolisian, serta PT Kereta Api Indonesia dikerahkan untuk melakukan penyelamatan.
Sejumlah peralatan khusus, termasuk alat pemotong dan perangkat sirkulasi udara, digunakan untuk membantu korban yang terjebak agar tetap mendapatkan oksigen. Beberapa jendela kereta juga terpaksa dipecahkan untuk mempercepat proses evakuasi.
Kondisi di lokasi dilaporkan cukup parah, terutama pada bagian gerbong yang mengalami benturan langsung dengan lokomotif.
Struktur kereta yang rusak menyulitkan petugas karena banyak korban terjepit di antara kursi dan rangkaian gerbong. Petugas bahkan harus memotong bagian badan kereta untuk menjangkau korban yang masih berada di dalam.
Sejumlah korban telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit, termasuk ke RSUD Kota Bekasi.
Hingga saat ini, jumlah pasti korban luka maupun korban jiwa belum dapat dipastikan.
Di lokasi kejadian, ambulans terus berdatangan dan mengantre untuk mengangkut korban. Sementara itu, aparat juga membatasi akses warga ke area peron guna memperlancar proses evakuasi yang masih menjadi prioritas utama.