news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kondisi gerbong CommuterLine usai ditabrak Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4)..
Sumber :
  • Antara

Penumpang Ceritakan Detik-Detik KRL Diseruduk KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur

Munir, penumpang yang berhasil menyelamatkan diri dari kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4), membeberkan kronologi peristiwa mencekam tersebut. 
Selasa, 28 April 2026 - 04:38 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Munir, seorang penumpang yang berhasil menyelamatkan diri dari kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4), membeberkan kronologi peristiwa mencekam tersebut. 

Insiden yang melibatkan CommuterLine dan KA Argo Bromo Anggrek itu terjadi sekitar pukul 20.53 WIB saat kondisi stasiun tengah cukup padat.

Menurut penuturan Munir, rangkaian CommuterLine yang ia tumpangi dari arah Jakarta menuju Cikarang Bekasi awalnya berhenti di jalur 1. 

Penundaan perjalanan tersebut ternyata disebabkan oleh gangguan di jalur lain yang melibatkan kendaraan darat.

"CommuterLine yang berhenti lantaran CommuterLine yang berlawanan arah menabrak satu unit mobil taksi," kata Munir saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Namun, saat rangkaian KRL tersebut masih dalam posisi diam, maut mengintai dari arah belakang.

Tanpa sempat diantisipasi, Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek melaju di jalur yang sama dan langsung menghantam bagian ekor CommuterLine dengan kekuatan yang sangat besar.

Munir menggambarkan betapa parahnya benturan tersebut hingga badan lokomotif kereta jarak jauh merusak struktur gerbong penumpang KRL.

"Pokoknya ditabrak dari arah belakang, gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai menembus gerbong paling belakang CommuterLine," ujarnya.

Akibat hantaman keras itu, gerbong paling belakang yang merupakan area terdampak paling parah menjadi pemandangan yang memilukan. 

Banyak penumpang di bagian tersebut yang terjepit di antara reruntuhan badan kereta. 

Munir sendiri merasa beruntung karena posisinya saat itu berada di gerbong keempat dari belakang, sehingga ia memiliki kesempatan untuk segera menyelamatkan diri.

"Banyak itu ada korban di dalam terjebak, kalau saya pas kejadian langsung ke luar gerbong," ungkapnya.

Di lokasi kejadian, pemandangan dramatis terlihat saat petugas berupaya menolong para korban yang masih terperangkap di dalam gerbong belakang yang ringsek akibat terjangan lokomotif Argo Bromo Anggrek. 

Beberapa korban dilaporkan tidak sadarkan diri di tengah himpitan material besi gerbong, sementara tim evakuasi terus berjuang melakukan penyelamatan di tengah situasi darurat tersebut. (ant/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

14:29
09:58
23:28
07:28
04:36
01:10

Viral