- Kolase tvOnenews.com/ istimewa
Usai Kecelakaan Maut Kereta Tabrak KRL, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Pola Operasi untuk Kereta Jadwal Terakhir
tvOnenews.com - Insiden tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin malam (27/4/2026). Rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) dilaporkan ditabrak oleh kereta api jarak jauh, KA Argo Bromo Anggrek.
Kecelakaan maut ini terjadi sekitar pukul 20.50 WIB, terjadi benturan keras yang menyebabkan gerbong KRL khusus wanita mengalami ringsek parah hingga lokomotif menembus separuh badan gerbong.
Akibatnya, di lokasi kejadian terjadi kepanikan oleh penumpang KRL dan KA Argo Bromo Anggrek yang berhamburan keluar kereta.
Menanggapi insiden ini, pihak KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf secara resmi.
“KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas adanya insiden operasional di Stasiun Bekasi Timur, yang berdampak pada perjalanan kereta api,” tulis KAI Commuter, dikutip pada Senin, (27/4/2026).
- Antara
Berdasarkan informasi dari media sosial X pada akun resmi KRL Commuter mengeluarkan Rekayasa Pola Operasi untuk kereta jadwal terakhir jurusan Kampung Bandan - Cikarang.
KA 6066B (Kampung Bandan-Cikarang) Perjalanan hanya sampai Stasiun Bekasi, kembali sebagai KA 5191B (Bekasi-Kampung Bandan)
KA 5574 (Kampung Bandan-Bekasi) Perjalanan hanya sampai Stasiun Cakung, kembali sebagai KA 5583B (Cakung-Kampung Bandan)
Selain itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas insiden yang terjadi.
Kini kedua pihak sedang fokus mengupayakan proses evakuasi penumpang dan awak kereta, serta penanganan korban di lokasi kejadian.
“Saat ini, seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan,” tulis pernyataan resmi PT KAI.
(kmr)