news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4)..
Sumber :
  • Antara

Lima Korban Tabrakan Kereta Masih Terjepit, 14 Personel Basarnas Tambahan Diterjunkan ke Stasiun Bekasi Timur

Guna mempercepat proses penyelamatan yang telah berlangsung selama lima jam, Badan SAR Nasional (Basarnas) menambah kekuatan personel di lokasi kecelakaan kereta api Stasiun Bekasi Timur. 
Selasa, 28 April 2026 - 03:29 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Guna mempercepat proses penyelamatan yang telah berlangsung selama lima jam, Badan SAR Nasional (Basarnas) menambah kekuatan personel di lokasi kecelakaan kereta api Stasiun Bekasi Timur. 

Sebanyak 14 petugas tambahan dikerahkan untuk mengevakuasi lima penumpang yang hingga Selasa dini hari masih terperangkap di dalam reruntuhan gerbong.

Personel tambahan tersebut didatangkan dari unit elit, yakni Basarnas Special Group (BSG). 

Humas Kantor SAR Jakarta, Ramili Prasetio, menjelaskan bahwa pengerahan tim khusus ini sangat krusial mengingat kondisi korban yang sudah cukup lama terhimpit sejak insiden terjadi pada Senin (27/4) malam.

"Empat belas personil saat ini kembali diberangkatkan dari Basarnas Special Group. Korban terhimpit lima orang, hingga saat ini masih dilakukan upaya penyelamatan," tutur Ramili dalam keterangan resminya, Selasa (28/4) dini hari.

Sebelum penambahan personel ini dilakukan, tim di lapangan telah berhasil mengeluarkan dua orang penumpang yang juga sempat terjepit di area yang sama. 

Kedua korban tersebut langsung mendapatkan penanganan darurat dari tim medis dan dokter di lokasi sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit guna perawatan lebih lanjut.

Berdasarkan kronologi di tempat kejadian, kecelakaan ini bermula ketika rangkaian KRL Commuter Line tujuan Cikarang sedang berhenti di jalur 1. 

Namun, secara mendadak sebuah kereta jarak jauh yang datang dari arah barat memasuki jalur yang sama dan menghantam bagian belakang KRL tersebut.

Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah keselamatan jiwa. 

Seluruh energi difokuskan untuk proses evakuasi penumpang, penanganan awak sarana, serta memastikan para korban mendapatkan bantuan medis secepat mungkin di lokasi kejadian. 

Tim gabungan masih terus bekerja keras di tengah kondisi gerbong yang ringsek guna memastikan seluruh korban dapat segera dikeluarkan. (ant/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

14:29
09:58
23:28
07:28
04:36
01:10

Viral