news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto setelah menjenguk korban kecelakaan maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek.
Sumber :
  • Tangkapan layar

Prabowo Dorong Anak SD Kuasai Bahasa Inggris dan Mandarin, Siapkan Guru Native hingga Studio Nasional

Bahasa Inggris dan Mandarin menjadi fokus utama dalam strategi peningkatan kompetensi global generasi muda Indonesia.
Rabu, 29 April 2026 - 12:20 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Presiden Prabowo Subianto mendorong transformasi besar dalam sistem pendidikan dengan menargetkan penguasaan bahasa asing sejak sekolah dasar (SD).

Bahasa Inggris dan Mandarin menjadi fokus utama dalam strategi peningkatan kompetensi global generasi muda Indonesia.

Dalam pernyataannya di SMA Negeri 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026), Prabowo mengungkapkan rencana menghadirkan metode pembelajaran modern berbasis teknologi dan tenaga pengajar berkualitas tinggi.

“Tahun ini kita perjuangkan 3 tambahan (smart board) ke seluruh Indonesia dengan demikian interaktif silabus-silabus ada, di software, membantu semua, kalau murid atau guru ingin ulangi-ulangi bisa setiap saat diulangi pelajaran dan nanti kita ada studio pusat di Jakarta,” ujar dia.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan skema pengajaran dengan melibatkan pengajar terbaik, termasuk penutur asli untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa asing di sekolah.

“Guru-guru terbaik umpamanya bahasa inggris ya kita ambil native speaker dia bisa ngajar ke semua yang perlu, bahasa Mandarin begitu, kita mau tambah anak-anak sekolah kita harus bisa bahasa Inggris, Mandarin, dan beberapa bahasa asing mulai dari SD,” tegasnya.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin mendorong lompatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, dengan menyiapkan generasi yang tidak hanya unggul di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di tingkat global.

Sebelumnya, pemerintah akan mendistribusikan 15 ribu smart board atau papan pintar ke berbagai sekolah sebagai bagian dari program digitalisasi pendidikan. Program ini resmi diluncurkan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional 2025.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyatakan bahwa anggaran khusus telah disiapkan untuk pengadaan papan interaktif tersebut.

"Alokasi anggarannya Rp 2 triliun, dan insya Allah pada tahun ini kami akan mulai realisasi untuk 15.000 satuan pendidikan," kata Mu'ti seusai peluncuran program bantuan pendidikan di SDN Cimahpar 5, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/5/2025).

Mu'ti menjelaskan, penggunaan papan digital ini bertujuan mempercepat penerapan konsep kelas cerdas atau smart classroom di seluruh Indonesia. Setiap sekolah akan mendapat satu unit papan cerdas.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
05:39
08:16
01:43
01:40
01:45

Viral