- Istimewa
Gebrakan Dedi Mulyadi, Tunjuk Eks Menteri Nyentrik Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama BJB Usai Badai Korupsi
"Karena kami perlu mendapatkan keterangan secara rinci terkait dengan pembayaran-pembayaran tersebut," katanya, Senin (27/4/2026).
Selain itu, ucap Budi, pemeriksaan itu dalam rangka penghitungan kerugian keuangan negara yang saat ini sedang dilakukan oleh auditor negara.
"Termasuk juga keterangan ini dibutuhkan dalam rangka penghitungan kerugian keuangan negara," ucapnya.
Dalam perkara dugaan korupsi Bank BJB itu, penyidik KPK telah menetapkan lima orang tersangka pada 13 Maret 2025, yakni Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi (YR) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank BJB Widi Hartoto (WH).
Selain itu, Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Pengendali Agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress Suhendrik (SUH), dan Pengendali Agensi Cipta Karya Sukses Bersama Sophan Jaya Kusuma (SJK).
Penyidik KPK memperkirakan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi di Bank BJB tersebut sekitar Rp222 miliar.
Pada 10 Maret 2025, KPK menggeledah rumah Ridwan Kamil terkait penyidikan kasus dugaan korupsi di Bank BJB dan turut menyita sepeda motor hingga mobil dari penggeledahan tersebut.
Pada 2 Desember 2025, Ridwan Kamil memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus tersebut. (aha)
"Kita lihat nanti setelah RUPST ya. Yang jelas beliau adalah orang yang memiliki kapasitas untuk memberikan nasihat pada Gubernur agar mengambil keputusan-keputusan yang tepat di Jawa Barat," katanya.
KDM mengharapkan dengan terpilihnya beberapa nama yang diusulkan dalam jajaran direksi dan komisaris, dapat memberikan dampak baik bagi Bank BJB.
"Kita berharap ke depan kinerjanya jauh lebih baik, BOPO (Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional)-nya semakin menurun, dividennya semakin meningkat, dan kinerja banknya terus meningkat baik kinerja pinjaman maupun simpanan," ucapnya.
KDM pun menyampaikan pesan agar kinerja Bank BJB lebih baik dalam meraih pendapatan, dan masyarakat yang melakukan simpan pinjam diharapkan dapat membayar, sehingga tidak terjadi kredit macet.
"Kinerjanya harus lebih baik, kemudian banknya harus lebih sehat, dan yang pinjam-pinjam macet segera bayar," ucapnya. (muu)