- Instagram/@s_tjo
Gebrakan Gus Ipul dan Gubernur Sherly Tjoanda: Sepakat Bangun Layanan untuk Kelompok Rentan-Sekolah Rakyat
Dukungan ini menjadi bentuk bagian dari kesiapsiagaan bencana. Hal ini mengingat Provinsi Malut sebagai salah satu wilayah yang rawan bencanaa karena dipengaruhi pada posisi geografisnya di pertemuan lempeng tektonik aktif dan jalur Ring of Fire.
Di kesempatan itu, Gus Ipul memberikan apresiasi untuk Pemprov Malut. Dukungan dari pemerintah setempat dapat mempercepat pelaksanaan program layanan tersebut.
"Terima kasih Ibu Gubernur, berbagai program dan kesediaannya untuk menyerahkan lahan bagi pelayanan kepada kelompok rentan dan juga untuk Sekolah Rakyat," puji Gus Ipul.
Mensos juga berterima kasih kepada Sherly Tjoanda dan jajaran. Kunjungan Gubernur Malut tersebut membantu Kemensos mendapat informasi secara lengkap mengenai kondisi di Maluku Utara.
"Ini tentu akan menjadi modal kami untuk melakukan intervensi yang terukur, terstruktur sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo," ucapnya.
Ia menginginkan Malut sebagai provinsi yang mampu mengentaskan kemiskinan secara signifikan. Selain itu, Pemprov Malut juga diharapkan dapat mencerdaskan anak-anak bangsa terutama dari Maluku Utara.
Apakah Ada Hasil Kesepakatan Lain dari Kemensos dan Pemprov Malut?
Kemensos dan Pemprov Malut tidak hanya berfokus pada pembangunan layanan terpadu. Kedua pihak juga ingin memberdayakan Komunitas Adat Terpencil (KAT).
Salah satu upaya mewujudkan dukungan ini lewat penyelenggaraan hunian untuk 100 warga suku Togutil, terutama bagi yang bersedia keluar dari kawasan hutan.
Pemerintah daerah telah mempersiapkan lahan huniannya. Adapun pembangunan untuk hunian ini tetap menggunakan kearifan lokal.
Selain itu, Kemensos juga mendukung upaya Pemprov Malut lainnya. Mulai dari penanganan konflik sosial, kebencanaan hingga pemulihan ekonomi masyarakat di Malut.
Sementara, Sherly Tjoanda mengatakan dukungan ini disambut baik oleh Pemprov Malut, terutama dari aspek penanganan kebencanaan.
Kata Sherly, pihaknya akan mempersiapkan lahan pembangunan fasilitas tersebut. Menurutnya, lahan yang dibutuhkan minimal sekitar 10 hektare.
"Bila perlu 10 hektare juga boleh," ujar Sherly Tjoanda.
Di kesempatan ini, Gubernur Sherly memberikan apresiasinya terhadap peran Kemensos. Bagi dia, kehadiran Kemensos menunjukkan peran pemerintah melakukan perlindungan hingga jaminan sosial untuk masyarakat daerah.