news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suasana Hari Buruh.
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jelang Peringatan May Day 2026, Persimpangan Tugu Tani Dipadati Bus Buruh

Menjelang peringatan hari buruh internasional atau May Day 2026 yang akan digelar di Monumen Nasional (Monas) mulai memadati sejumlah jalan protokol.
Jumat, 1 Mei 2026 - 07:43 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menjelang peringatan hari buruh internasional atau May Day 2026 yang akan digelar di Monumen Nasional (Monas) mulai memadati sejumlah jalan protokol.

Seperti jalan yang dilalui oleh tim tvOnenews.com, di persimpangan Tugu Tani tampak puluhan bus memadati, Jumat (1/4/2026).

Sementara di Jalan Medan Merdeka Selatan, ratusan bus sudah terparkir di area jalan depan Monas.

Di sisi berlawanan, jalan depan Balai Kota tampak lenggang karena diprioritaskan untuk pengendara berlalu lalang.

Para buruh yang datang ke Monas juga terlihat mengenakan kaos seragam yang bertuliskan May Day. Beberapa di antaranya memakai seragam serikat buruh.

Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Muhammad Qodari menegaskan, posisi pemerintah yang tidak berseberangan dengan pekerja dan buruh, melainkan berada di sisi yang sama dalam menjaga kesejahteraan sekaligus keberlanjutan ekonomi nasional.

Pernyataan ini disampaikan di Kantor Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2026), menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap pekerja, Prabowo Subianto dijadwalkan akan hadir langsung dalam puncak peringatan Hari Buruh Nasional 2026 yang akan digelar di Monumen Nasional (Monas).

“Presiden Prabowo insyaallah diagendakan hadir pada puncak peringatan Hari Buruh Nasional 2026 yang akan dilaksanakan di Monumen Nasional Jakarta,” tandas dia.

Kehadiran Presiden diperkirakan akan berlangsung di tengah lautan massa. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 400 ribu orang diproyeksikan memadati kawasan Monas dalam peringatan May Day tahun ini. Jumlah tersebut terdiri dari berbagai elemen, mulai dari buruh hingga pengemudi ojek online.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea mengungkapkan, bahwa lebih dari 200 ribu peserta berasal dari kalangan buruh, sementara sisanya merupakan elemen lain termasuk pengemudi ojek online. (agr/ree)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:19
01:18
05:01
01:45
01:05
01:11

Viral