news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Momen Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos melakukan pelepasan dan memberikan uang biaya hidup untuk calon jemaah haji asal Malut di Embarkasi Makassar.
Sumber :
  • ANTARA/Suriani Mappong

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Guyur Rp1,1 Miliar untuk Biaya Hidup 768 Calon Jemaah Haji, Tiap Orang Dapat Rp1,5 Juta

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos mewakili Pemprov Malut memberikan biaya hidup berupa uang saku Rp1,152 miliar untuk 768 calon jemaah haji asal Malut.
Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:53 WIB
Reporter:
Editor :

Makassar, tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos menemui ratusan calon jemaah haji 2026 (CJH) asal Malut di Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Di Asrama Haji Sudiang, Kota Makassar, Kamis (30/4/2026), Sherly Tjoanda tidak hanya menyapa. Gubernur Malut itu menyampaikan bahwa Pemprov Malut memberikan biaya hidup untuk 768 calon jemaah haji asal Malut.

Dalam kunjungan tersebut, Sherly Tjoanda langsung memberikan tambahan biaya hidup sebesar Rp1,152 miliar untuk calon jemaah haji asal Malut yang tergabung dalam kloter 13 Embarkasi Makassar.

Shery Tjoanda mengatakan, setiap calon jemaah haji mendapatkan uang saku sebesar Rp1,5 juta. Kata dia, nominal tersebut mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

"Tahun ini (biaya hidup) kita naik Rp500 ribu menjadi Rp1,5 juta," ujar Sherly Tjoanda dikutip, Sabtu (2/5/2026).

Alasan Sherly Tjoanda Guyur Biaya Hidup untuk Jemaah Haji Malut

Momen Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos menyapa calon jemaah haji asal Malut di Embarkasi Makassar
Sumber :
  • Antara/Kemenhaj Sulsel

Sherly Tjoanda mengungkapkan alasan Pemprov Malut memberikan uang saku. Ia menjelaskan, hal itu bentuk dukungan dan perhatian pemerintah meringankan biaya hidup ratusan calon jemaah hajinya.

Sherly selaku Gubernur Malut menginginkan ibadah haji periode 2026 lancar. Ratusan calon jemaah haji asal Malut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan selama di Tanah Suci.

"Tambahan living cost untuk 768 calon haji tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan jamaah selama menjalankan ibadah haji," terangnya.

Wanita berusia 43 tahun ini memahami calon jemaah haji telah mendapat tambahan biaya hidup dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Namun begitu, ia berpendapat tambahan biaya hidup dari Pemprov Malut menjadi bentuk komitmen pemerintah berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakatnya.

Apa Saja Pesan Sherly Tjoanda untuk Ratusan Calon Jemaah Haji Malut?

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos melakukan pelepasan calon jemaah haji asal Malut
Sumber :
  • Antara

Di momen itu, Sherly Tjoanda juga ikut melakukan pelepasan calon jemaah haji asal Malut kloter 13 Embarkasi Makassar.

Istri mendiang Benny Laos ini memberikan getaran pesan mendalam kepada ratusan calon jemaah haji asal Malut. Ia menyebut perjalanan haji tidak hanya didasari perjalanan fisik.

Ia menegaskan, perjalanan menuju Tanah Suci sebagai perjalanan spiritual. Tujuannya tidak lain untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Saya titipkan seluruh jamaah calon haji Maluku Utara kepada bapak dan ibu pendamping agar bisa didampingi dengan baik. Perjalanan ini bukan sekadar perjalanan biasa, tetapi perjalanan batin menuju kedekatan dengan Tuhan," ucapnya.

Kemudian, Gubernur Malut ini mengajak seluruh tamu undangan. Ia berharap mereka senantiasa bersyukur mendapat kesempatan mengikuti proses pelepasan.

Ia berpendapat keberangkatan haji sebagai momentum dan kesempatan berharga bagi mereka. Tujuannya untuk memperkuat hubungan secara spiritual hingga mendapatkan seluruh makna bagaimana bisa dekat dengan Sang Pencipta.

Pandangan Sherly Tjoanda terkait Pelayanan terhadap Jemaah Haji

Lebih lanjut, Sherly Tjoanda berbagi pandangan mengenai pelayanan untuk jemaah haji. Ia menegaskan, bagian ini tidak sekadar tanggung jawab secara administratif, tetapi juga tanggung jawab kemanusiaan.

Ia tidak bisa menutupi kebahagiaannya lagi. Ia bersyukur mendapatkan Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe yang dinilai memiliki pengalaman dan peduli dalam mengelola haji di Malut.

"Wakil gubernur kami memiliki pengalaman selama empat tahun di Kanwil Kementerian Agama, sehingga sangat memahami seluruh prosedur penyelenggaraan haji. Setiap tahun kami memastikan seluruh jamaah mendapatkan pelayanan terbaik hingga tiba di Embarkasi Sulawesi Selatan," jelasnya.

Kemudian, Sherly Tjoanda menjelaskan tentang kehadirannya berkunjung ke Asrama Haji Makassar pada 2026. Kedatangannya untuk memastikan seluruh kesiapan terutama fasilitas terhadap jemaah berjalan lancar.

Di kesempatan itu, Sherly memastikan seluruh calon jemaah haji dalam kondisi sehat. Sebab, sekitar 30 persen jemaah asal Malut merupakan lanjut usia (lansia).

Ia juga memastikan persiapan akomodasi, konsumsi, transportasi hingga teknis lainnya tidak mengalami kendala apa pun. Kemudian, ia berharap rangkaian ibadah haji tahun ini lancar dan jemaah kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.

Sherly meyakini setiap getaran doa dipanjatkan jemaah di Tanah Suci memberikan kekuatan besar. Tidak hanya menyasar pada individu, namun berdampak pada kemajuan daerah di Malut.

(ant/hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral