news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mathla’ul Anwar.
Sumber :
  • Istimewa

Kepengurusan Baru Mathla’ul Anwar, Jazuli Juwaini: Ini Bukan Sekadar Penyusunan Struktur

Konsolidasi elit kader Mathla’ul Anwar (MA) menandai fase baru penguatan organisasi menuju peran yang lebih strategis di tingkat nasional.
Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:23 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Konsolidasi elit kader Mathla’ul Anwar (MA) menandai fase baru penguatan organisasi menuju peran yang lebih strategis di tingkat nasional. 

Langkah ini tidak hanya bersifat simbolik, melainkan diarahkan pada transformasi konkret yang terukur dan berorientasi pada pengaruh kebijakan.

Ketua Umum Mathla’ul Anwar Jazuli Juwaini, menegaskan bahwa kepengurusan baru diisi oleh kader internal yang memiliki kapasitas struktural kuat. “Ini bukan sekadar penyusunan struktur, tetapi upaya menghadirkan kepemimpinan yang mampu membuka akses dan memperkuat posisi MA di tingkat nasional hingga global,” kata Jazuli, Jumat (1/5/2026).

Ia menjelaskan, pengalaman panjang di parlemen serta jejaring internasional menjadi modal penting dalam memperluas diplomasi organisasi. Dengan posisi strategis di forum parlemen global, MA mulai diarahkan tidak hanya sebagai organisasi berbasis massa, tetapi juga sebagai aktor yang memiliki jangkauan internasional.

Komposisi kepengurusan juga diperkuat oleh sejumlah tokoh nasional, termasuk Bonnie Triyana yang berperan di bidang pendidikan.

Kehadirannya dinilai mampu menjembatani MA dengan ekosistem pendidikan nasional dan global melalui jejaring intelektual yang luas.

Selain itu, Abdul Fikri Faqih membawa pengalaman legislatif yang memperkuat daya dorong kebijakan pendidikan. Peran tersebut diharapkan mampu meningkatkan posisi lembaga pendidikan MA dalam prioritas pembangunan nasional.

Di sektor ekonomi umat, Arif Rahman menghubungkan organisasi dengan isu pertanian, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, Muhammad Mursyid memperkuat konektivitas antara pusat dan daerah melalui basis sosial-keagamaan di wilayah.

Struktur kepengurusan juga melibatkan tokoh kultural dan sesepuh seperti Embay Mulya Syarif dan Syibli Sarjaya. Kehadiran mereka dinilai penting untuk menjaga nilai, tradisi, serta arah ideologis organisasi di tengah akselerasi perubahan.

Sekretaris Jenderal MA, Yanuar Arif Wibowo, menambahkan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada elit struktural. Menurutnya, sinergi antara kader, akademisi, dan generasi muda menjadi faktor kunci dalam menggerakkan program-program strategis.

“Kolaborasi ini akan menjadi energi utama untuk membuka akses, memperkuat jejaring. Serta meningkatkan posisi tawar MA di berbagai sektor,” ucapnya. 

Dengan konfigurasi tersebut, Mathla’ul Anwar dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan perannya sebagai organisasi yang tidak hanya berakar kuat di masyarakat. Tetapi juga berpengaruh dalam percaturan nasional.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral