Hadiri Sidang Parlemen Dunia, Jazuli Juwaini Dorong Kemerdekaan Palestina dan Hentikan Konflik Timur Tengah
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Anggota DPR Fraksi PKS, Jazuli Juwaini hadir dalam Sidang Parlemen Dunia, diadakan oleh Inter-Parliamentary Union (IPU) di Istanbul, Turki yang diselenggarakan 15-19 April 2026.
Sebagai Utusan Tetap Inter-Parliamentary Union (IPU), Jazuli bertujuan membawa misi perdamaian di tengah konflik di Timur Tengah yang dampaknya kian meluas.
Jazuli menilai, konflik yang terjadi saat ini tidak lagi bersifat lokal karena berdampak ke banyak negara.
Menurutnya, serangan yang dilakukan Israel terhadap Palestina adalah akar persoalannya. Hal ini kemudian merambat ke siklus kekeasan lainnya.
“Ini bukan sekadar konflik geopolitik, tetapi tragedi kemanusiaan. Dunia tidak boleh terus membiarkan penderitaan ini," kata Jazuli, dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).
Ia menegaskan, saat ini kekerasan-kekerasan yang dilakukan hingga menimbulkan perang harus segera dihentikan.
"Sudah saatnya menghentikan agresi, menghentikan perang, dan mengedepankan keadilan serta kemanusiaan bagi rakyat Palestina dan negara-negara terdampak konflik,” katanya menegaskan.
Selain itu, kini konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran semakin memperburuk situasi yang sudah panas.
Konflik ini meluas ke berbagai negara, termasuk negara Teluk yang mengalami ketegangan militer. Hal ini menyebabkan adanya ancaman keamanan, krisis ekonomi, hingga mengganggu stabilitas nasional.
Perang yang terjadi juga mengganggu jalur perdagangan global sehingga seluruh negara di dunia terkena dampaknya.
Dampak besar ini menunjukkan bahwa konflik di Timur Tengah telah melampaui batas-batas teritorial. Menurutnya, perang ini telah mengakibatkan adanya ancaman global.
Terkait hal ini, Jazuli menegaskan bahwa pendekatan militer tidak menyelesaikan masalah. Ia berpendapat, semakin banyak militer bergerak justru menimbulkan banyak korban jiwa.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan sikap Indonesia akan selalu konsisten mendukung kemerdekaan Palestina. Sebab, hal ini sesuai dengan amanat konstitusi yang menjadi dasar negara.
Politikus PKS ini menegaskan, Indonesia akan berada di garis depan mendorong perdamaian di seluruh dunia. (iwh)
Load more