news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Politikus Senior Amien Rais.
Sumber :
  • YouTube/Amien Rais

Analis Hendri Satrio Nilai Video Viral Amien Rais Ada Potensi AI hingga Sarat Tudingan Tak Mendasar

Konten video Amien Rais mendadak menjadi sorotan tajam setelah memuat pernyataan kontroversial yang menyeret nama Presiden Prabowo dan Seskab Teddy Indra Wijaya
Minggu, 3 Mei 2026 - 11:59 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Konten video yang menampilkan sosok Amien Rais mendadak menjadi sorotan tajam setelah memuat pernyataan kontroversial yang menyeret nama Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa menilai terdapat kejanggalan dalam gaya komunikasi yang muncul dalam video tersebut. Ia mengaku meragukan apakah pernyataan tersebut benar berasal dari Amien Rais.

“Saya baru saja menonton video mirip Pak Amien Rais. Saya tonton lagi, saya tonton lagi, kok terasa aneh,” ujar Hensa, Minggu (3/5/2026).

Menurut Hensa, narasi yang disampaikan dalam video tersebut tidak mencerminkan karakter Amien Rais sebagai tokoh senior nasional. 

Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio (Hensat).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Ia menyoroti adanya tudingan yang dinilai tidak memiliki dasar kuat dan disampaikan dengan nada yang tidak lazim.

“Ini benar Amien Rais, tokoh reformasi, tokoh senior bangsa? Masa bicara dengan tudingan-tudingan tak mendasar seperti ini?” katanya.

Lebih jauh, Hensa mempertanyakan arah dan tujuan komunikasi dalam video tersebut, apakah ditujukan kepada Presiden atau kepada Sekretaris Kabinet. 

Ia menilai, sebagai figur senior, Amien Rais semestinya menyampaikan kritik dengan cara yang konstruktif dan memberi teladan.

“Sebagai sosok senior bangsa, saya yakin sekali pak Amien Rais tidak akan seperti ini, ia akan memberikan masukan-masukan positif memberikan contoh yang baik,” kata Hensa.

Dalam analisisnya, Hensa juga membuka kemungkinan adanya manipulasi teknologi, termasuk penggunaan kecerdasan buatan (AI), yang berpotensi memproduksi konten menyerupai tokoh publik.

Ia menegaskan, jika video tersebut benar autentik, maka langkah klarifikasi dari Amien Rais menjadi hal yang penting untuk meredam polemik.

“Kalau benar ini bukan AI, saya yakin Pak Amien Rais akan meminta maaf agar tidak menimbulkan kegaduhan,” ujarnya.

Di tengah situasi sosial-ekonomi yang dinilai sedang berat, Hensa mengingatkan agar publik tidak terjebak dalam isu-isu yang berpotensi memecah perhatian. Ia menilai polemik semacam ini hanya akan memperkeruh keadaan.

“Kita ini sedang sama-sama pusing mencari penghidupan. Jangan ditambah dengan isu-isu liar seperti ini,” ucapnya.

Sementara itu, Hensa justru memberikan apresiasi terhadap sikap Teddy Indra Wijaya yang memilih tidak merespons video tersebut. Menurutnya, langkah itu mencerminkan kedewasaan dalam menghadapi isu yang belum jelas kebenarannya.

“Sudah benar untuk urusan ini ia tidak reaktif dan tidak memberikan respon apa pun terkait video pak Amien Rais ini, karena akan melanjutkan kegaduhan yang ada ke depannya,” kata Hensa.

Ia menambahkan, sikap tidak reaktif menjadi penting, terutama ketika kritik datang dari sumber yang belum terverifikasi.

“Memang, Amien Rais adalah tokoh nasional, dan biasanya kalau level dia, pastinya pejabat yang dikritik akan reaktif dan cenderung gaduh berdebat,” jelas Hensa.

“Nah makanya saya bilang, sudah benar untuk tidak direspon, saya apresiasi itu karena sebagai pejabat, sudah seharusnya tahu mana yang perlu direspons dan mana yang tidak,” pungkasnya. (agr/muu)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral