Detik-detik Buruh di Karawang Tewas di Atas Motor Usai Leher Terjerat Benang Layangan
- Tangkapan Layar Instagram @jakarta.insider
Jakarta, tvOnenews.com - Detik-detik video seorang buruh harian lepas berinisial tewas mengenaskan usai mengalami luka parah di bagian leher viral di media sosial.
Berdasarkan video yang diunggah oleh akun Instagram @jakarta.insider pria tersebut berinisial C (32).
Ia diduga terjerat benang layangan di wilayah Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Kamis (30/4/2026), sekitar pukul 15.30 WIB.
Korban yang merupakan warga Desa Mukyasejati ditemukan dalam kondisi bersimbah darah saat masih berada di atas sepeda motornya.
Korban pertama kali ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan luka serius di bagian leher.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung membawa korban ke RSUD Karawang untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nahas, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
"Langkah-langkah yang telah dilakukan meliputi pendatanganan TKP, koordinasi dengan Tim Inafis, pemeriksaan saksi-saksi, serta pembuatan laporan resmi kejadian. Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti dari peristiwa ini," tutur Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Karawang, Ipda Cep Ardiansyah, Sabtu (2/5/2026).
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum kehilangan kesadaran, korban sempat berteriak meminta pertolongan.
Dua saksi, Budianto (54) dan Ramadhan (49), yang mendengar teriakan tersebut berusaha memberikan bantuan.
Dalam kondisi panik, korban diduga sempat menyampaikan bahwa dirinya terkena benang.
Sementara saksi lainnya, Gugun Gunawan (36), melihat korban sudah dalam kondisi terdiam di atas sepeda motor dengan darah mengalir hingga membasahi pakaiannya.
Meski dugaan sementara mengarah pada jeratan benang layangan, pihak kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. Terlebih, keluarga korban tidak mengizinkan dilakukan autopsi.
Ipda Cep menegaskan, pihaknya tetap melakukan pendalaman untuk memastikan tidak ada unsur lain dalam peristiwa tersebut.
“Kami menghormati keputusan keluarga korban yang menolak autopsi. Namun demikian, kami tetap mengumpulkan informasi dan keterangan yang ada guna memastikan tidak adanya unsur lain dalam kejadian ini,” kata dia.
Pihak kepolisian juga menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama di area terbuka yang rawan aktivitas bermain layangan.
Load more