- BNPB
Siaga Bencana Hidrometeorologi telah Usai, Warga Ciamis diharap Waspada Kemarau
Selama kurun waktu tersebut, bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, cuaca ekstrem, dan angin kencang masih mendominasi di beberapa wilayah Indonesia, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan lainnya.
Urutan pertama ada, peristiwa banjir di Desa Puspanegara, Kecamatan Citeurep, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/4).
Kejadian ini berdampak pada sekitar 52 kepala keluarga atau 168 jiwa. Sampai hari ini, Jumat (1/5), ketinggian muka air telah menurun di bawah 50 cm dan sebagian warga yang sempat mengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing.
Lalu seiring situasi dan kondisi serta penanganan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor yang semakin baik.
Kedua ada di Provinsi Jawa Tengah, banjir terjadi di Kota Semarang, pada Kamis (30/4), dan berdampak pada 1.165 jiwa dari 426 kepala keluarga (KK).
Banjir ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Semarang Raya, hingga menyebabkan Sungai Pengkol dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Plumbon meluap.
Kemudian ada, peristiwa angin kencang di Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur, Rabu (29/4), telah menyebabkan 19 kepala keluarga terdampak, termasuk dua orang mengalami luka ringan.
Selain itu, juga ada 19 rumah mengalami kerusakan ringan di bagian atap setelah disapu angin kencang.(klw)