- instagram Dedimulyadi71 / Antara
Tak Main-Main, Dedi Mulyadi Buka Opsi Kirim Pelaku Kerusuhan di Bandung yang Masih Berstatus Pelajar ke Barak Militer: Kita Lihat Aspek Hukumnya!
Jakarta, tvOnenews.com - Tak main-main, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuka opsi untuk mengirim para pelaku kerusuhan di Bandung yang masih berstatus pelajar ke barak militer.
Adapun sebelumnya, sejumlah peserta aksi peringatan May Day 2026 di Jalan Tamansari, Kota Bandung, yang membuat kerusuhan diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.
Awalnya Tim Satgas Gakkum Polda Jabar mengamankan tujuh orang terduga pelaku.
Setelah pemeriksaan dilakukan, enam orang resmi menyandang status tersangka yang mayoritasnya berstatus pelajar.
Meski begitu, Kang Dedi Mulyadi atau KDM ingin melihat terlebih dahulu aspek hukumnya.
"Kita lihat aspek hukumnya. Di dalamnya ada pembinaan, kita lihat aspek KUHP-nya, berarti pidana anak di bawah umur. Nanti bisa juga diarahkan mereka untuk mengikuti program pendidikan barak militer," katanya, Sabtu (2/5/2026) malam.
Apabila nantinya aspek hukum para pelajar itu masuk ke pembinaan, dia membuka opsi agar perusuh itu mengikuti pendidikan di barak militer bersama para ketua OSIS yang rencananya akan digelar pada Juni 2026 nanti.
"Bulan Juni ini ada sekitar 250 orang termasuk para ketua OSIS yang akan mengikuti pendidikan barak militer itu. Itu bisa saja mereka segera dibina agar mengerti arah bangsa ini ke mana dan apa yang harus dilakukan," terangnya. (nsi)