- Istimewa
Pramono Anung Resmikan 4 Kantor Kelurahan Modern di Jakarta, Target Revitalisasi 267 Kantor Dikebut hingga 2030
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan empat kantor kelurahan yang telah direvitalisasi menjadi lebih modern sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik di ibu kota.
Peresmian ini menjadi langkah awal dalam mendorong transformasi kantor kelurahan sebagai pusat pelayanan masyarakat yang lebih cepat, nyaman, dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Empat Kantor Kelurahan Resmi Direvitalisasi
Empat kantor kelurahan yang telah selesai direnovasi dan diresmikan meliputi:
-
Kantor Kelurahan Senen, Jakarta Pusat
-
Kantor Kelurahan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat
-
Kantor Kelurahan Semper Barat, Jakarta Utara
-
Kantor Kelurahan Sunter Jaya, Jakarta Utara
Revitalisasi kantor kelurahan ini dilakukan untuk menghadirkan fasilitas yang lebih modern serta mendukung pelayanan publik yang lebih optimal di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Kelurahan Jadi Ujung Tombak Pelayanan Publik
Dalam peresmian yang berlangsung di Kantor Kelurahan Senen, Jakarta Pusat, Pramono menegaskan bahwa kelurahan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.
Menurutnya, kantor kelurahan merupakan tempat pertama yang paling sering menerima keluhan warga.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi atas pembangunan yang luar biasa, karena dalam perspektif saya sebenarnya ini adalah ujung tombak utama pelayanan yang diberikan kepada masyarakat,” kata Pramono di Kantor Kelurahan Senen, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).
Ia juga menyoroti bahwa keberhasilan pelayanan di tingkat kelurahan sering kali tidak terlihat, sementara kesalahan kecil langsung mendapat perhatian dari masyarakat.
“Yang paling deket, paling banyak dikomplain, kalau salah dikit dikomplain, kalau benernya banyak biasanya disenyumin aja,” lanjutnya.
Dorong Perubahan Mindset Pelayanan
Pramono menekankan bahwa revitalisasi kantor kelurahan tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga perubahan cara pandang dalam memberikan pelayanan.
Menurutnya, kantor kelurahan harus menjadi ruang interaksi sosial yang nyaman, sekaligus tempat pelayanan yang humanis dan profesional.
“Bagi saya pribadi kantor kelurahan bukan sekedar hanya administratif. Ini adalah ujung tombak terdepan untuk memberikan pelayanan Di sana proses interaksi sosial terjadi,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa perubahan mindset menjadi kunci utama agar pelayanan publik di Jakarta semakin berkualitas.