- Antara
27 Kota-Kabupaten 'Serbu' Garut Malam Ini, Dedi Mulyadi akan Tunggangi Kuda Pimpin Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda
Jakarta, tvOnenews.com - Pusat kota Kabupaten Garut dipastikan akan semarak pada Selasa (5/5) malam ini. Sebanyak 27 kabupaten dan kota Jawa Barat siap memamerkan kreativitas terbaik mereka dalam ajang Kirab Budaya bagian dari perayaan Milangkala Tatar Sunda atau hari jadi provinsi.
Acara yang semula direncanakan berlangsung di wilayah Cibalong ini akhirnya dipindahkan ke jantung kota Garut untuk memudahkan akses masyarakat.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengonfirmasi bahwa persiapan di lokasi sudah matang dan siap menyambut kontingen dari berbagai daerah.
"Di situ akan ditampilkan berbagai macam budaya dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat," ujar Abdusy Syakur Amin saat meninjau kesiapan lokasi di Garut, Senin (4/5).
Kirab budaya ini dijadwalkan mulai bergerak pada pukul 19.00 WIB dengan titik start di Jalan Bratayudha, tepatnya di depan Markas Korem 062/Tarumanagara.
Rombongan akan menyusuri Jalan Ahmad Yani dan mengakhiri perjalanannya di Kantor Bakorwil atau Bale Dewa Niskala, yang merupakan Kantor Gubernur Jawa Barat.
Abdusy Syakur Amin pun mengundang warga untuk ikut memeriahkan pesta rakyat ini.
"Kami mengajak seluruh warga Kabupaten Garut untuk bersama-sama melihat karnaval atau kirab budaya nanti," tuturnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, memberikan bocoran mengenai sejumlah atraksi yang akan tampil.
Penonton akan disuguhi kesenian Reak dari Kabupaten Bandung, Tari Godeg Ayu dari Kota Depok, hingga Surak Ibra yang merupakan kesenian asli tuan rumah, Garut.
Salah satu momen yang paling dinantikan adalah prosesi arak-arakan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake yang akan diangkut menggunakan Kereta Kencana legendaris, Ki Jaga Raksa.
Mochamad Ade Afriandi juga merinci urutan parade yang akan tampak sangat megah.
Formasi barisan akan dibuka oleh penari janur, disusul penari Bali dan Sunda, barisan pembawa payung, hingga puncaknya adalah pasukan berkuda.
Di barisan inilah, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wakil Gubernur dan jajaran pejabat lainnya akan menyapa masyarakat sambil menunggangi kuda. (ant/dpi)