- Antara
Menhub Minta Publik Bersabar Tunggu Hasil Investigasi KNKT Soal Tragedi Kereta di Bekasi
Jakarta, tvOnenews.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) tengah memprioritaskan pemulihan layanan operasional serta pemberian dukungan moril bagi para korban terdampak insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, yang menekankan bahwa aspek keselamatan perjalanan kini menjadi perhatian utama perusahaan.
“Saat ini fokus kami adalah memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik, mendampingi pelanggan dan keluarga (korban insiden Bekasi Timur), serta menjaga keselamatan ke depan. Kami akan terus hadir dalam setiap proses yang dijalani,” tegas Bobby dalam keterangannya, Senin (4/5).
Sebagai bentuk kepedulian, KAI menyediakan layanan trauma healing bagi pelanggan maupun keluarga korban yang dapat diakses melalui nomor call center 0812-9660-5747 atau mengunjungi Posko Informasi di Bekasi Timur yang beroperasi hingga 11 Mei 2026.
Pendampingan ini mencakup layanan telemedicine hingga dukungan langsung di lapangan.
Di sisi lain, mengenai penyebab pasti tabrakan antara KRL dengan Kereta Api Argo Bromo Anggrek yang terjadi pada 27 April 2026 tersebut, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta semua pihak untuk memberikan ruang kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Mari kita sama-sama hormati proses tersebut dan tunggu hasil investigasi untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan," ujar Menhub di Jakarta.
Dudy menjelaskan bahwa KNKT sedang bekerja secara intensif dengan mengumpulkan bukti-bukti lapangan secara objektif.
"Proses investigasi KNKT dilakukan secara menyeluruh, objektif, dengan mengumpulkan fakta dan informasi di lapangan, mempertimbangkan berbagai hal serta analisis komprehensif," tambahnya.
Sejauh ini, tim KNKT telah melakukan simulasi terhadap sistem persinyalan di lokasi kejadian.
Langkah teknis ini dilakukan untuk membedah respons serta fungsi perangkat sinyal saat peristiwa berlangsung.
Meskipun simulasi telah berjalan, serangkaian tahapan pemeriksaan lainnya masih terus bergulir untuk menghasilkan rekomendasi keselamatan yang menyeluruh.
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memastikan tidak akan tinggal diam atas temuan investigasi tersebut nantinya.
Dudy menegaskan bahwa setiap poin rekomendasi dari KNKT akan menjadi acuan penting untuk perbaikan di masa depan.
"Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil investigasi guna meningkatkan keselamatan operasional perkeretaapian," ujar Dudy. (ant/dpi)