news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ponpes Ndholo Kusumo di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah, terpantau sepi, Selasa (5/5/2026)..
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Nasib Santri Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Pati Usai Kiai Jadi Tersangka Pencabulan: Dipindahkan dan Dipulangkan ke Rumah Masing-Masing

Kementerian Agama memastikan pendidikan para santri di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Pati, terus berlanjut.
Rabu, 6 Mei 2026 - 12:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Agama (Kemenag) memastikan pendidikan para santri di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Pati, terus berlanjut.

Sebelumnya diberitakan, puluhan santri diduga menjadi korban pencabulan oleh seorang kiai di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo.

Sampai saat ini, polisi masih memburu keberadaan tersangka yang belum memenuhi panggilan pemeriksaan. 

Penyidik Polres Pati menyebut keberadaan kiai berinisial A itu belum dapat dipastikan berada di wilayah Pati. 

Upaya pencarian pun terus dilakukan untuk mempercepat proses hukum kasus tersebut.

Direktur Pesantren Kemenag Basnang Said mengatakan kelanjutan pendidikan para santri menjadi fokus Kementerian Agama. 

Pihaknya akan memfasilitasi kepindahan para santri ke sejumlah lembaga pendidikan yang ada di sekitar kabupaten tersebut.

“Pendidikan para santri Ndolo Kusumo harus terus berlanjut. Ini yang juga menjadi fokus Kementerian Agama. Kita akan pindahkan para santri agar bisa melanjutkan sekolah di lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Pati,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Basnang merincikan jumlah santri di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo sebanyak 252 anak. 

Empat santri diketahui masih belajar di tingkat Raudhatul Athfal, 89 santri di tingkat Madrasah Ibtidaiyah, 30 anak di antaranya kelas 6 dan sudah mengikuti ujian dari 4-12 April 2026.

“Mereka yang kelas 6 tidak tinggal di pesantren,” terangnya.

Basnang merincikan ada 91 santri lainnya yang belajar di SMP, 50 santri di MA dan delapan santri tidak sekolah atau hanya mondok. Mereka semua tinggal atau mukim di pesantren.

“Seluruh santri Ndolo Kusumo yang mukim di pesantren sudah dipulangkan ke rumah masing-masing pada 2 dan 3 Mei 2026,” kata dia. 

Basnang menyebut Kementerian Agama sudah mengidentifikasi dan merekomendasikan sejumlah lembaga baik pesantren, sekolah maupun madrasah.

Ada beberapa lembaga pendidikan yang menjadi tujuan kepindahan para santri Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di antaranya MI Khoiriyatul Ulum hingga MA Khoiriyatul Ulum.

Selain santri, sambung dia, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan juga akan dipindahkan ke madrasah atau sekolah binaan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Kabupaten Pati.

“Sejalan dengan proses afirmasi terhadap para santri, Kementerian Agama juga akan mencabut tanda daftar Pesantren Ndolo Kusumo,” jelasnya. 

Dia menyebut pihaknya telah mendatangi Pondok Pesantren Ndolo Kusumo untuk memberikan pendampingan sekaligus mengambil langkah yang diperlukan dalam penanganan kasus kekerasan dan pelecehan seksual di lembaga pendidikan itu. (ant/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:17
01:53
05:06
05:41
00:54
07:47

Viral