news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani..
Sumber :
  • Antara

Strategi Bulog Jaga Kualitas 5,2 Juta Ton Beras: Dari SOP Ketat Hingga Teknologi Modern

Perum Bulog membeberkan rahasia di balik pemeliharaan 5,2 juta ton stok cadangan beras pemerintah (CBP) agar kualitasnya tetap terjaga di gudang-gudang seluruh Indonesia. 
Rabu, 6 Mei 2026 - 23:45 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Perum Bulog membeberkan rahasia di balik pemeliharaan 5,2 juta ton stok cadangan beras pemerintah (CBP) agar kualitasnya tetap terjaga di gudang-gudang seluruh Indonesia

Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas pasokan pangan bagi masyarakat tetap dalam kondisi prima.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa pemeliharaan dilakukan berdasarkan aturan yang sangat disiplin. Setiap gudang memiliki protokol rutin yang tidak boleh terlewatkan.

"Jadi kepala gudang kita itu punya namanya SOP, standar operasional prosedur. SOP-nya itu ada yang namanya SOP pemeliharaan harian gudang, mingguan, bulanan bahkan sampai dengan pemeliharaan triwulan," ujar Rizal saat memberikan penjelasan kepada perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Gudang Bulog Sunter, Jakarta Utara, Rabu (6/5).

Secara teknis, setiap pagi petugas diwajibkan melakukan pembersihan dan pemeriksaan kondisi fisik beras. 

Langkah preventif seperti penyemprotan (spraying) dilakukan untuk mengantisipasi munculnya hama.

Khusus untuk kutu, Bulog melakukan fumigasi berkala setiap tiga bulan dengan metode yang aman bagi kualitas pangan.

"Nah itu sudah ada standardnya. Setiap hari contoh yang harian saja, setiap kepala gudang dengan anak buahnya itu pagi harus buka gudang sambil bersihkan, kemudian kalau perlu spraying-spraying. Kemudian nanti mengecek kira-kira ada nggak indikasi hama dan lain sebagainya," tambah Rizal.

Selain perawatan fisik, Bulog juga melakukan langkah penyelamatan mutu jika beras telah disimpan selama enam hingga delapan bulan melalui proses reprocessing. Pada tahap ini, beras akan dipoles dan dibersihkan kembali hingga kualitasnya kembali layak.

Menatap masa depan, Bulog kini tengah berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Institut Pertanian Bogor (IPB). 

Kemitraan ini berfokus pada pengembangan teknologi penyimpanan mutakhir agar beras tetap segar meskipun disimpan lebih dari dua tahun.

Teknologi ini rencananya akan diterapkan pada fasilitas pergudangan baru, salah satunya yang berlokasi di Morotai. 

Rizal berharap dengan inovasi ini, gudang-gudang pemerintah akan menjadi lebih modern dan mampu menjaga kualitas pangan secara berkelanjutan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:17
01:53
05:06
05:41
00:54
07:47

Viral