news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Bakom Pemerintah Muhammad Qodari.
Sumber :
  • Bakom

Inilah Deretan Homeless Media Disebut Gabung New Media Forum Bakom Qodari

Bakom RI menyebut puluhan homeless media bergabung dalam New Media Forum. Namun sejumlah platform digital membantah keterlibatan mereka.
Kamis, 7 Mei 2026 - 14:55 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Polemik homeless media kembali menjadi sorotan publik setelah Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Muhammad Qodari menyebut puluhan media digital dan platform konten sebagai bagian dari New Media Forum atau Indonesia New Media Forum (INMF).

Forum yang disebut sebagai wadah kolaborasi homeless media itu diklaim dibentuk untuk memperluas jangkauan komunikasi publik pemerintah melalui kanal digital dan media sosial yang kini berkembang pesat di Indonesia.

Namun, tak lama setelah konferensi pers Bakom RI berlangsung pada Rabu (6/5/2026), sejumlah homeless media justru memberikan klarifikasi terbuka dan membantah keterlibatan mereka sebagai mitra pemerintah.

Bakom Sebut Homeless Media Jadi Mitra Komunikasi Baru

Muhammad Qodari menjelaskan New Media Forum dibentuk sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah dan para pelaku homeless media atau media digital baru.

Menurut Qodari, homeless media saat ini memiliki pengaruh besar dalam membentuk arus informasi publik karena masyarakat semakin aktif mengonsumsi konten melalui media sosial dibanding media konvensional.

“New Media Forum ini sebuah kolaborasi dari beberapa pelaku new media. Jadi dulu namanya dikenal dengan istilah homeless media, tapi teman-teman berusaha bertransformasi menjadi new media,” kata Qodari.

Ia menilai keberadaan homeless media perlu dirangkul agar kualitas informasi yang diproduksi semakin berkembang dan mampu mengikuti standar media profesional.

Selain itu, pembentukan New Media Forum juga disebut sebagai strategi pemerintah untuk menjangkau publik yang lebih luas melalui platform digital.

“Kehadiran teman-teman New Media mencerminkan upaya Bakom untuk menjangkau publik seluas-luasnya, tidak hanya melalui media konvensional, tetapi juga melalui kanal-kanal digital,” ujar Qodari.

Deretan Homeless Media yang Disebut Bakom

Dalam konferensi pers tersebut, Qodari menyebut sejumlah homeless media yang diklaim tergabung dalam New Media Forum.

Mayoritas platform tersebut dikenal aktif menyebarkan informasi melalui Instagram, TikTok, X, hingga kanal digital lainnya.

Berikut daftar homeless media yang disebut Bakom RI:

  • Folkative

  • Indozone

  • Dagelan

  • Indomusicgram

  • Infipop

  • Narasi

  • Muslimvlog

  • USS Feed

  • Bapak-Bapak ID

  • Menjadi Manusia

  • GNFI

  • Cretivox

  • Kok Bisa?

  • Taubaters

  • PandemicTalks

  • Kawan Hawa

  • Folix

  • Ngomongin Uang

  • Big Alpha

  • Good States

  • Hai Dulu

  • Proud Project

  • Vebis

  • Unframe

  • Kumpul Leaders

  • CXO Media

  • Volix Media

  • How To Do Nothing

  • Everless Media

  • Geometry Media

  • Folks Diary

  • Dream

  • Melodi Alam

  • NKTSHI

  • Modestalk

  • Lead Media

  • Nalar TV

  • Mahasiswa dan Jakarta

  • North West

  • Mature Indonesia

Daftar homeless media tersebut langsung memicu perdebatan di media sosial karena beberapa platform yang disebut justru mengaku tidak pernah bergabung ataupun menghadiri agenda terkait INMF.

Narasi hingga Bapak2ID Kompak Bantah

Salah satu homeless media yang memberikan klarifikasi adalah Narasi.

Melalui akun resmi @narasinewsroom, Narasi menegaskan tidak bergabung dalam Indonesia New Media Forum dan tidak menghadiri agenda Badan Komunikasi Pemerintah pada 6 Mei 2026.

Narasi juga menekankan statusnya sebagai media resmi yang telah terverifikasi Dewan Pers dan beroperasi sesuai Kode Etik Jurnalistik.

Selain Narasi, founder Bapak2ID James Jan Markus turut membantah klaim Bakom RI.

Ia menyebut pihaknya tidak pernah menghadiri acara yang dimaksud dan tidak memiliki afiliasi dengan pihak pemerintah.

“Beritanya tidak benar, dan kami tidak pernah menghadiri acara yang disebutkan,” ujar James.

Bapak2ID bahkan meminta agar namanya dihapus dari pemberitaan yang menyebut mereka sebagai bagian dari homeless media mitra pemerintah.

Ngomongin Uang dan Big Alpha Tegaskan Independensi

Pernyataan penolakan juga datang dari Ngomongin Uang.

Melalui unggahan resmi di Instagram, akun edukasi finansial tersebut menegaskan tidak pernah menerima undangan maupun melakukan komunikasi dengan Bakom RI.

“Klaim di berbagai media yang menyatakan bahwa Ngomongin Uang digandeng ataupun menjadi mitra pemerintah adalah tidak benar,” tulis mereka.

Sementara itu, Big Alpha mengakui tergabung dalam INMF sejak Juli 2025 sebagai forum kolaborasi industri media digital. Namun mereka membantah adanya perekrutan sebagai agen komunikasi pemerintah.

Big Alpha menegaskan tetap memegang prinsip independensi dalam menyajikan informasi berbasis data dan objektif kepada publik.

NKTSHI Pilih Keluar dari INMF

Berbeda dengan platform lain, akun NKTSHI mengakui sempat berada dalam Indonesia New Media Forum.

Meski demikian, mereka menolak jika forum tersebut disebut sebagai mitra pemerintah.

NKTSHI bahkan mengumumkan pengunduran diri dari INMF setelah nama mereka dicantumkan dalam narasi yang tidak pernah mereka setujui.

“Per hari ini, Kamis, 7 Mei 2026, NKSTHI memutuskan untuk keluar dari Indonesia New Media Forum,” tulis akun tersebut.

Bakom Akui Masih Ada Tantangan untuk Homeless Media

Di sisi lain, Qodari mengakui masih ada sejumlah pekerjaan rumah dalam pengembangan homeless media, terutama terkait penerapan prinsip keberimbangan informasi seperti media konvensional.

Menurut dia, salah satu tantangan terbesar homeless media adalah penerapan prinsip cover both side dan mekanisme verifikasi informasi.

Karena itu, pemerintah menilai perlu adanya pendekatan dan komunikasi yang lebih intensif dengan para pelaku media digital agar kualitas informasi yang beredar di publik semakin baik. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:37
01:32
02:27
01:02
01:24
05:18

Viral