- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Laga Persija Melawan Persib Batal di Jakarta, Gubernur Jakarta Pramono Ungkap Jejak Digital Jadi Pendukung Macan Kemayoran
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan dirinya murni menjadi penggemar klub sepakbola Persija sebelum menduduki jabatan sekarang.
Awalnya, Pramono menyampaikan kekecewaannya terkait laga Persija melawan Persib Bandung yang dibatalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat pada 10 Mei 2026.
Otoritas Liga 1 Indonesia membuat kebijakan dengan memindahkan lokasi pertandingan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) karena alasan keamanan untuk Ibu Kota Jakarta.
Sementara, Pramono mengaku sangat berharap pertandingan Persija melawan Persib dapat berlangsung di Jakarta.
“Saudara-saudara sekalian, untuk Persija dan Persib, saya sudah secara terbuka menyampaikan saya sungguh berharap diadakan di Jakarta,” kata Pramono, Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Kendati mengaku kecewa, Pramono mengaku memahami alasan tidak jadinya Persija dan Persib bermain di Stadion GBK.
“Tetapi dengan reasoning dan alasan yang saya bisa terima sebagai gubernur, tentunya saya memberikan apa yang sudah diputuskan oleh institusi yang memang berwenang untuk mengadakan itu,” ungkapnya.
Di sisi lain, Pramono menyebut Pemprov DKI Jakarta tetap memberikan dukungan bagi Persija yang melakoni laga di Kaltim.
Namun, Pramono menyebut bentuk dukungan pihaknya ke klub berjuluk Macan Kemayoran itu tidak perlu dipublikasikan ke publik.
“Mengenai apa yang disupport oleh pemerintah DKI Jakarta, karena bagaimanapun Persija itu kan sebenarnya independen, tetapi mewakili representasi Jakarta,” jelasnya.
Pramono menyatakan akan memberikan dukungan penuh bagi Persija untuk menghadapi Persib.
Ia mengaku sudah menjadi penggemar Persija sebelum dirinya menjabat sebagai Gubernur Jakarta.
“Karena bagaimanapun kami, saya terutama, sebagai penggemar olahraga. Dan saya menjadi penggemar Persija itu bukan karena saya menjadi gubernur. Jejak digital saya bahkan dari Tahun 2011 pun saya adalah pendukung Persija. Boleh dibuka,” pungkas Pramono.(saa/raa)