news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos.
Sumber :
  • Humas Pemprov Malut

Apresiasi Upaya Pemerintah Daerahnya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Stunting Turun itu Wajib, Bukan Pilihan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos memberikan penghargaan ke Pemda Ternate, Halmahera Tengah & Kota Tidore Kepulauan dalam menurunkan stunting di Malut.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:35 WIB
Reporter:
Editor :

Ternate, tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos berbicara persoalan stunting. Ia pun mengapresiasi upaya dari pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Malut.

Sherly Tjoanda memberikan apresiasinya kepada tiga Pemda, yakni dari Ternate, Halmahera Tengah, dan Kota Tidore Kepulauan. Ketiganya ditetapkan sebagai pemenang menurunkan stunting dari tingkat akar rumput.

Apresiasi dari Sherly Tjoanda berupa penyerahan penghargaan tertinggi kepada tiga Pemda tersebut. Hal itu berlangsung dalam rangkaian acara Musrenbang RKPD 2027 di Ternate, Kamis (7/5/2026).

Sherly Tjoanda menegaskan, penurunan stunting merupakan kewajiban yang harus dilakukan pemerintah. Hal itu sebagai upaya pencegahan kekurangan gizi kronis bagi anak-anak di Malut.

"Stunting turun itu wajib, bukan pilihan," ujar Sherly Tjoanda dalam keterangan tertulis melalui Instagram pribadinya dikutip, Sabtu (9/5/2026).

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos (tengah) usai Musrenbang RKPD 2027
Sumber :
  • Pemprov Malut

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan bagi anak. Dampak dari ini bisa memicu kekurangan gizi kronis hingga mengalami infeksi secara berulang.

Tanda-tanda stunting mengacu dari berbagai macam. Salah satunya yang sering terjadi dari ukuran panjang atau tinggi badan anak di bawah standar yang menunjukkan perawakan anak pendek.

Selain itu, ciri-ciri stunting juga terletak pada berat badan yang tidak naik. Bahkan, berat badan anak justru cenderung menurun.

Kemudian, stunting juga bisa mengacu pada perkembangan otak yang terhambat. Ironisnya, kecerdasan mengalami penurunan (IQ rendah).

Adapun risiko tinggi stunting bisa membuat anak menderita penyakit kronis. Mulai dari diabetes, hipertensi, stroke hingga penyakit kardiovaskular ketika sudah dewasa.

Di Halmahera Timur pada awal April 2026, Sherly Tjoanda juga pernah kedapatan seorang anak gadis berusia tiga tahun menderita stunting. Momen Gubernur Malut itu menggendong anak stunting tersebut viral di media sosial.

Pada momen ini, Sherly Tjoanda menolak anak gadis tersebut menderita stunting. Anak itu mengalami gangguan pertumbuhan ukuran panjang atau tinggi badannya.

Sherly langsung menawarkan agar anak tersebut segera dirawat di rumah sakit. Walau begitu, proses penyembuhannya diperkirakan berlangsung selama 3-6 bulan.

Dari momen itu, ia selaku Gubernur Jabar tentu menghadirkan pembahasan penurunan stunting dalam Musrenbang RKPD 2027. Ia memberikan penghargaan kepada tiga Pemda di Malut.

Sherly harus mengakui upaya menurunkan stunting tidak membutuhkan waktu sebentar. Pemprov Malut masih bertanggung jawab agar menuntaskan permasalahan ini secara menyeluruh di masa jabatannya.

"Tapi PR kita masih banyak karena ini soal generasi, bukan sekadar data," ucapnya.

Sementara, penyerahan piagam penghargaan ini berdasarkan hasil penilaian kinerja Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting di wilayah Maluku Utara.

Berdasarkan hasil penilaian, Kota Ternate mendapat predikat Terbaik Pertama, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berada di posisi kedua, dan Kota Tidore Kepulauan di posisi ketiga.

Sherly Tjoanda selaku Gubernur Malut melakukan penyerahan penghargaan tertinggi dalam seremoni ini. Ia menyerahkan piagam penghargaan tersebut kepada Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman.

Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe menyerahkan penghargaan pemenang kedua kepada Wabup Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil.

Sementara, Sekprov Malut, Samsuddin A. Kadir berkesempatan untuk melakukan penyerahan piagam penghargaan untuk pemenang ketiga ditujukan kepada Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan.

Sherly Tjoanda berharap penyerahan penghargaan utama ini sebagai pemicu semangat untuk pemerintah Kabupaten/Kota lainnya. Ia menginginkan mereka terus memunculkan inovasi dalam memberikan layanan kesehatan hingga gizi terbaik untuk masyarakatnya.

(hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
02:11
01:30
05:41
02:16
05:19

Viral