news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kasi Kesehatan Daker Makkah PPIH Arab Saudi Edi Supriyatna (kanan) memberikan keterangan di Mushola Tower 4, Hotel Al Hidayah, Makkah, Minggu (10/5)..
Sumber :
  • Antara

Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Pengaturan aktivitas fisik menjadi perhatian utama bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini. 
Senin, 11 Mei 2026 - 03:01 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pengaturan aktivitas fisik menjadi perhatian utama bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini. 

Dengan total kuota mencapai 221.000 jiwa, jamaah calon haji asal Indonesia diingatkan untuk tidak memaksakan diri dalam beribadah hingga mengabaikan kondisi kesehatan pribadi, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit penyerta (komorbid).

Kepala Seksi Kesehatan Daker Makkah PPIH Arab Saudi, Edi Supriyatna, menekankan bahwa kunci dari kelancaran ibadah adalah kemampuan jamaah dalam mengukur kekuatan fisik masing-masing di tengah situasi Makkah yang padat dan terik.

"Harapannya kita menyesuaikan dengan situasi di sini. Artinya, jangan memaksa tenaga sampai kita lelah. Karena kalau sudah lelah, akan terjadi gangguan kesehatan yang berakibat tidak bisa melakukan ibadah dengan baik," ujar Edi di Makkah, Minggu (10/5).

Tim kesehatan memberikan perhatian khusus pada dua kelompok jamaah. Bagi rombongan gelombang kedua yang mendarat di Jeddah dan langsung menuju Makkah, fokus utama adalah pengendalian penyakit bawaan seperti hipertensi, jantung, dan diabetes. 

Kedisiplinan dalam mengonsumsi obat-obatan sesuai jadwal dan menjaga waktu istirahat menjadi harga mati agar penyakit tersebut tidak kambuh saat sedang beribadah.

Di sisi lain, jamaah gelombang pertama yang baru saja menyelesaikan rangkaian ibadah di Madinah selama sembilan hari juga menghadapi tantangan tersendiri. 

Meski sudah mulai beradaptasi, mereka rentan mengalami kelelahan fisik dan kekurangan cairan (dehidrasi) akibat perubahan cuaca yang drastis. 

Edi mengimbau kelompok ini untuk tetap waspada dan disiplin menjaga asupan air minum agar kondisi tubuh tetap prima hingga hari wukuf nanti.

Untuk musim haji 1447 H/2026 M ini, Indonesia memberangkatkan kuota penuh yang terdiri dari 203.320 jamaah haji reguler dan 17.680 jamaah haji khusus.

Data keberangkatan menunjukkan bahwa Pulau Jawa masih menjadi penyumbang jamaah terbesar.

Berdasarkan alokasi resmi, Jawa Timur menempati urutan pertama dengan 42.409 jamaah. Posisi kedua ditempati oleh Jawa Tengah dengan 34.122 jamaah, dan diikuti oleh Jawa Barat di posisi ketiga dengan total 29.643 jamaah. 

PPIH berharap seluruh jamaah dari berbagai provinsi ini dapat menjalankan rukun haji dengan sempurna dengan tetap memprioritaskan keselamatan jiwa. (ant/dpi)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
02:11
01:30
05:41
02:16
05:19

Viral