- istimewa - istock photo
Dua Siswa Madrasah Aliyah Padang Dikeluarkan dari Sekolah Karena Nunggak Bayar Seragam Rp300 Ribu
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, mengatakan timnya yang dipimpin sekretaris dinas bersama kabid segera turun ke lapangan melakukan penelusuran langsung ke panti asuhan tempat kedua siswa tinggal.
"Bapak Wali Kota meminta agar persoalan ini segera ditangani. Jangan sampai ada anak di Kota Padang kehilangan hak pendidikan hanya karena persoalan biaya," ujarnya.
Pemkot Padang pun menyerahkan bantuan kepada kedua siswa tersebut untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan mereka. Tidak hanya itu, pemerintah juga mencarikan sekolah baru sesuai permintaan kedua siswa agar dapat kembali mengikuti proses belajar dengan nyaman.
Yopi menegaskan, langkah cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Padang melalui Program Unggulan Padang Juara dalam memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang layak.
"Prinsipnya, sesuai arahan Bapak Wali Kota, tidak boleh ada anak di Kota Padang yang putus sekolah. Kita ingin menekan angka tidak sekolah hingga nol," tegasnya.
Ia juga mengimbau pihak sekolah dan wali murid agar lebih terbuka berkomunikasi apabila mengalami kendala ekonomi, sehingga pemerintah dapat segera hadir memberikan pendampingan dan solusi.
Untuk diketahui, sampai berita ini diterbitkan, pihak tvOnenews.com terus berupaya untuk menkonfirmasi kabar tersebut ke pihak Kepala MAS Al Furqan. (aag)