- jabarprov.go.id
Alun-ALun Karawang Bakal Jadi Kota Tua, Dedi Mulyadi Siapkan Kejutan "Pesan Cinta" di Jalan Tuparev
Jakarta, tvOnenews.com - Wajah Kabupaten Karawang, khususnya di kawasan Jalan Tuparev dan Alun-alun, dipastikan akan berubah total.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mencanangkan penataan besar-besaran di wilayah tersebut sebagai tindak lanjut dari perhelatan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda.
Pria yang akrab disapa KDM ini mengungkapkan bahwa proyek tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali identitas budaya sekaligus mempercantik infrastruktur kota. Alun-alun Karawang nantinya akan diproyeksikan menjadi kawasan Kota Tua yang ikonik.
"Bersama Pak Bupati kita akan melakukan perbaikan infrastruktur, termasuk jalan, trotoar dan taman, akan dilaksanakan di sepanjang rute kirab. Dan sepanjang jalan nanti akan ada batu tulis yang isinya pesan-pesan cinta. Nanti Alun-alun menjadi kawasan Kota Tua Karawang," ujar Dedi Mulyadi di sela-sela kemeriahan Kirab Budaya Karawang "Subang Larang Nebar Kaheman", Sabtu (9/5) malam.
Menurut KDM, agenda budaya seperti kirab ini tidak boleh berhenti pada seremoni semata.
"Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda tak sekadar pertunjukkan seni dan budaya serta mengenang masa lalu Kerajaan Pajajaran, namun akan ada upaya lanjutan untuk memajukan seni dan budaya serta pembangunan di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Karawang," ujar Dedi Mulyadi.
Transformasi fisik ini rencananya akan didanai melalui APBD Perubahan 2026 atau APBD murni tahun 2027.
KDM berharap Karawang tidak hanya menjadi kota industri, tetapi juga destinasi wisata yang nyaman, bersih, dan kental dengan atmosfer sejarah Sunda.
Senada dengan Gubernur, Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyambut baik rencana tersebut.
Kehadiran Mahkota Binokasih Sanghyang Pake dalam kirab tersebut dianggapnya sebagai simbol pentingnya kepemimpinan yang humanis.
"Pembangunan di kawasan tidak hanya bertumpu pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga harus dibangun atas dasar nilai kasih sayang, kebersamaan dan persatuan," kata Aep.
Acara kirab yang menempuh rute dari Jl. Ir. H. Juanda hingga Alun-alun Karawang tersebut berlangsung sangat meriah.
Ribuan pasang mata menyaksikan arak-arakan seni dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, serta partisipasi dari kontingen Jakarta, Banten, dan Jawa Tengah.
Puncak perhatian warga tertuju pada Mahkota Binokasih yang dibawa langsung dari Kerajaan Sumedang Larang sebagai bagian dari napas utama perayaan Milangkala Tatar Sunda tersebut. (dpi)