news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Jajaran Polrestabes Semarang berkoordinasi dengan pimpinan UIN Walisongi Semarang berkaitan dengan dugaan kasus pelecehan seksual di kampus tersebut di Semarang, Jateng, Selasa (12/5)..
Sumber :
  • Antara

Polrestabes Semarang Minta Mahasiswi Diduga Korban Pelecehan Oknum Dosen UIN Walisongo Segera Melapor

Aparat kepolisian dari Polrestabes Semarang kini tengah menunggu laporan resmi dari mahasiswi yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. 
Rabu, 13 Mei 2026 - 04:25 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Aparat kepolisian dari Polrestabes Semarang kini tengah menunggu laporan resmi dari mahasiswi yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. 

Langkah hukum ini diperlukan mengingat kasus tersebut merupakan jenis tindak pidana yang memerlukan aduan langsung dari pihak yang dirugikan.

Kompol Ni Made Sriniti, Kepala Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polrestabes Semarang, menegaskan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti kasus ini secara profesional.

"Karena dugaan kekerasan seksual ini masuk delik aduan, kami persilakan korban untuk melapor agar bisa diproses hukum," ujar Kompol Ni Made Sriniti di Semarang, Selasa (12/5).

Dalam penanganan perkara ini, pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk menjaga kerahasiaan identitas korban serta memberikan pengawalan ketat.

Pendekatan yang digunakan adalah kombinasi antara tindakan preventif dan humanis, dengan fokus utama pada pemulihan kondisi mental korban melalui penyediaan akses bantuan psikologis.

Kompol Ni Made menjelaskan bahwa langkah proaktif telah diambil dengan menjalin komunikasi bersama pihak kampus untuk mendalami informasi awal. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah kasus ini adalah wujud nyata dukungan terhadap hak-hak perempuan.

"Kehadiran kepolisian merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan cepat terhadap perempuan yang diduga menjadi korban tindak kekerasan seksual, sekaligus mencegah dampak psikologis maupun sosial yang lebih luas," tuturnya.

Di sisi lain, internal UIN Walisongo Semarang tidak tinggal diam. Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) kampus tersebut dilaporkan sedang melakukan penelusuran mendalam. 

Ketua Satgas PPKS UIN Walisongo, Nur Hasyim, menyatakan bahwa pihaknya bekerja secara maraton dan menjadikan data dari media sosial sebagai titik awal pelacakan fakta.

Meskipun mengedepankan keberpihakan pada korban, Nur Hasyim memastikan bahwa proses investigasi tetap menghormati asas praduga tak bersalah terhadap oknum dosen yang bersangkutan hingga bukti-bukti kuat terkumpul secara sah dan profesional. (ant/dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:10
01:22
05:11
01:38
03:33
22:38

Viral