- tvOnenews/Abdul Gani Siregar
Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri
“Hanya di Kalimantan Barat, itu pun untuk final,” ujarnya.
Penjurian Baru Akan Libatkan Pihak Independen
Untuk pelaksanaan ulang final nanti, MPR menjanjikan sistem penjurian baru dengan melibatkan pihak independen di luar Sekretariat Jenderal MPR.
Langkah tersebut dilakukan agar proses lomba berjalan lebih objektif dan tidak kembali memicu polemik.
“Semua juri yang terlibat adalah orang yang independen, yang tidak terlibat dalam proses kemarin. Yakni, tidak ada unsur dari Sekretariat Jenderal MPR,” kata Muzani.
Soal Permintaan Maaf Juri, MPR Anggap Sudah Terwakili
Selain soal gugatan dan evaluasi penjurian, publik juga sempat menyoroti belum adanya permintaan maaf langsung dari para juri kepada peserta maupun masyarakat.
Namun Muzani menilai permintaan maaf yang sebelumnya telah disampaikan pimpinan MPR sudah cukup mewakili seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Menurut dia, LCC 4 Pilar merupakan kegiatan kelembagaan sehingga tanggung jawabnya tidak dibebankan kepada individu tertentu.
“Salah satu pimpinan kita sudah menyampaikan permohonan maaf. Jadi itu sudah mewakili keseluruhan termasuk juri, karena ini adalah kegiatan lembaga, bukan kegiatan orang perorang,” tandasnya.
Polemik LCC Kalbar Masih Jadi Sorotan
Kasus polemik LCC 4 Pilar Kalbar hingga kini masih menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Sejumlah pihak meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penjurian agar kompetisi pendidikan yang membawa nama lembaga negara dapat berjalan lebih transparan dan profesional. (rpi/nsp)