- Dok. Pelindo
Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sistem Penanganan Krisis, Simulasi Darurat Digelar Terintegrasi
Melalui simulasi itu, seluruh unsur terkait diharapkan memahami prosedur penanganan cepat sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko agar dampak kondisi darurat dapat diminimalkan sejak awal.
Didukung Kementerian Perhubungan
Upaya KSOP Utama Tanjung Priok dalam membangun sistem penanganan krisis turut mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan.
Penerapan BCMS dinilai menjadi langkah strategis untuk menciptakan sistem pelabuhan yang lebih tangguh, khususnya dalam menghadapi situasi darurat yang membutuhkan koordinasi cepat dan terukur.
Sistem ini juga diharapkan mampu menjaga stabilitas operasional pelabuhan sehingga arus logistik nasional tetap berjalan meski menghadapi gangguan di lapangan.
Jadi yang Pertama di Indonesia
Penerapan Business Continuity Management System di Pelabuhan Tanjung Priok disebut menjadi yang pertama di Indonesia.
Keberadaan sistem tersebut diharapkan dapat menjadi model bagi pelabuhan-pelabuhan besar lainnya di Tanah Air dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat.
Dengan sistem penanganan krisis yang lebih terintegrasi, aktivitas pelabuhan diharapkan tetap dapat berjalan secara aman dan terkendali, sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap sistem logistik nasional. (nsp)