- Antara
Gerebek Sarang Narkoba Berkedok Ternak Bebek di Medan, Polisi: Tak Ada Tempat Sembunyi Bagi Pengedar
Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah rumah di kawasan pemukiman padat penduduk, tepatnya di Jalan Denai Gang Jati, Kecamatan Medan Denai, digerebek Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan.
Lokasi yang sekilas tampak seperti tempat peternakan unggas tersebut ternyata disalahgunakan sebagai tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Dalam operasi tersebut, polisi berhasil meringkus tiga orang pria yang diduga kuat tengah bersiap melakukan transaksi haram.
Ketiganya masing-masing berinisial ZS (30), AFS (18), dan AS (53). Penggerebekan ini bermula dari keresahan warga sekitar yang melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.
Kepala Satuan Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, membenarkan penangkapan tersebut beserta barang buktinya.
"Dalam penggerebekan tersebut, ada tiga orang yang kami amankan. Empat paket sabu yang kami sita beratnya sekitar 0,60 gram," ujar Rafli Yusuf saat memberikan keterangan di Medan, Kamis (14/5).
Awalnya petugas melakukan penindakan di titik pertama pintu masuk gang, namun pencarian dikembangkan hingga ke area terdalam pemukiman.
Di sana, petugas menemukan pemandangan yang tak lazim, yakni adanya kandang ayam dan bebek yang sengaja diletakkan di dalam sebuah rumah untuk menutupi aktivitas peredaran narkoba.
"Dari titik pertama kami melakukan penindakan, kami bergeser ke ujung Gang Jati dan menemukan sebuah kandang ternak yang berada di dalam rumah. Di tempat itu kami menemukan beberapa barang bukti lain," jelas Rafli.
Selain paket sabu siap edar, di lokasi tersembunyi tersebut polisi juga menyita sejumlah alat hisap (bong) serta bungkusan plastik klip transparan yang biasanya digunakan untuk mengecer sabu.
Keberadaan kandang hewan di dalam rumah diduga kuat merupakan taktik pelaku agar aktivitas mereka tidak dicurigai warga maupun petugas.
Kompol Rafli menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi para bandar maupun pengguna narkoba di wilayah Medan.
Pihaknya berjanji akan terus memburu para pelaku meski mereka mencoba menggunakan berbagai modus penyamaran.
"Pelaku bisa bersembunyi, namun kami pastikan tidak akan ada tempat untuk mereka bersembunyi," tegasnya. (ant/dpi)