news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gedung Jantung RSUD Dr Soetomo Terbakar, Satu Pasien Tewas dan Satu Kritis.
Sumber :
  • Sandi Irwanto/tvOne

RSUD Dr Soetomo Surabaya Pastikan Pasien Meninggal Bukan Akibat Asap Kebakaran

Selain pasien yang meninggal, satu pasien lain yang ikut dievakuasi dilaporkan berada dalam kondisi stabil dan kini menjalani perawatan di ruang resusitasi.
Jumat, 15 Mei 2026 - 12:35 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - RSUD Dr Soetomo Surabaya memastikan pasien yang meninggal dunia dalam insiden kebakaran di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT), Jumat (16/5/2026) pagi, bukan akibat paparan asap.

Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Dr Soetomo, Ahmad Suryawan, menjelaskan pasien tersebut sebelumnya sudah dalam kondisi kritis dan menggunakan sejumlah alat bantu organ vital.

“Pasien sebelumnya telah mendapat dukungan tiga alat organ vital, paru-paru, jantung dan ginjal serta dalam persiapan menjalani cuci darah, sehingga pasien meninggal bukan karena asap, karena seluruh alat bantu tetap mendukung mesin saat proses evakuasi,” kata Ahmad saat ditemui wartawan di Surabaya (16/5/2026).

Ia menerangkan pasien-pasien yang memakai ventilator tetap memperoleh pendampingan alat medis selama proses pemindahan dari area terdampak asap kebakaran. Dengan demikian, kondisi pasien disebut terus terpantau saat evakuasi berlangsung.

Selain pasien yang meninggal, satu pasien lain yang ikut dievakuasi dilaporkan berada dalam kondisi stabil dan kini menjalani perawatan di ruang resusitasi.

“Alhamdulillah, stabil di ruang resusitasi,” ujarnya.

Terkait penyebab munculnya asap di lantai lima Gedung PPJT, pihak rumah sakit mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya dan kepolisian.

Menurut Ahmad, manajemen rumah sakit belum dapat memastikan sumber insiden dan memilih menunggu hasil penyelidikan resmi.

“Kami tidak berani berspekulasi, nanti teman-teman Damkar yang menyampaikan hasilnya,” tuturnya.

Rumah sakit juga melakukan evaluasi terhadap sistem penanganan keadaan darurat, termasuk memeriksa kembali tekanan hidran yang dipakai saat proses pemadaman.

Ahmad menyebut simulasi kebakaran atau code red selama ini rutin dijalankan sebagai bagian dari prosedur keselamatan melalui program Hospital Disaster Program (Hosdip).

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Dr Soetomo, Cita Rosita Sigit Prakoeswa, mengatakan sekitar 27 pasien terdampak dalam proses evakuasi akibat insiden tersebut. Seluruh pasien kini telah dipindahkan ke lokasi yang dinilai aman.

Ia juga mengungkapkan empat petugas rumah sakit mengalami sesak napas setelah membantu proses penyelamatan pasien di area yang dipenuhi asap.

“Mereka sudah menggunakan alat pelindung, tetapi harus menerobos area terdampak asap,” katanya.

Cita menambahkan pengecekan sarana keselamatan kebakaran seperti APAR dan hidran sebenarnya dilakukan secara berkala sebagai bagian dari langkah mitigasi rumah sakit.

"Termasuk persiapan akreditasi internasional Joint Commission International (JCI) yang dijadwalkan pada Agustus besok," ujarnya.

Sebelumnya, asap tebal dilaporkan muncul dari Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu RSUD Dr Soetomo pada Jumat pagi dan sempat menarik perhatian masyarakat sekitar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, Laksita Rini, membenarkan pihaknya menerima laporan terkait kejadian tersebut. Sejumlah personel dan armada pemadam langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Peristiwa itu juga menyebabkan arus lalu lintas di sekitar kawasan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut mengalami kepadatan karena petugas harus mensterilkan jalur untuk kendaraan pemadam kebakaran. (ant/nba)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:06
05:01
05:14
03:43
03:22
03:33

Viral