- Istimewa
Australia Sampai Telepon Amran, Indonesia Dipuji karena Selamatkan Pasokan Pupuk di Tengah Krisis Global
Australia, tvOnenews.com - Hubungan Indonesia dan Australia di sektor pangan semakin erat. Pemerintah Australia bahkan secara langsung menyampaikan apresiasi kepada Indonesia karena dinilai membantu menjaga pasokan pupuk di tengah ketidakpastian global dan tekanan geopolitik dunia.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan Menteri Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Australia Julie Collins MP saat menelepon Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman.
Dalam percakapan tersebut, pemerintah Australia mengapresiasi langkah Indonesia yang tetap mampu memasok pupuk ke Australia di tengah gangguan rantai pasok global yang berdampak pada sektor energi, pangan, dan bahan baku di berbagai negara.
“Menteri Pertanian Australia menyampaikan terima kasih karena Indonesia telah membantu menyuplai pupuk ke Australia di tengah tantangan geopolitik global. Ini menunjukkan Indonesia semakin dipercaya dan diperhitungkan dalam menjaga stabilitas pangan kawasan,” ujar Mentan Amran, Jumat (15/5/2026).
Indonesia Dinilai Mampu Jaga Stabilitas Pangan Kawasan
Menurut Mentan Amran, apresiasi dari Australia menunjukkan posisi Indonesia semakin kuat dalam rantai pasok pangan global, khususnya di sektor pupuk.
Ia menilai Indonesia kini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pupuk dalam negeri, tetapi juga mendukung kebutuhan negara lain di tengah situasi global yang tidak menentu.
Pemerintah Australia disebut melihat langkah ekspor pupuk Indonesia sebagai bagian penting dalam menjaga ketahanan sektor pertanian kawasan Asia-Pasifik.
Komunikasi antara kedua negara pun tidak hanya terjadi di level menteri. Sebelumnya, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese juga telah menghubungi Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan langsung ucapan terima kasih atas keputusan Indonesia mengekspor pupuk ke Australia.
“Perdana Menteri Australia menelepon Bapak Presiden Prabowo mengucapkan terima kasih karena Indonesia menyetujui ekspor pupuk ke Australia,” kata Amran.
Ekspor Perdana Capai 47.250 Ton
Ekspor perdana pupuk urea ke Australia resmi dilepas dari Dermaga BSL PT Pupuk Kalimantan Timur, Bontang, Kamis (14/5/2026).
Pengiriman tahap awal mencapai 47.250 ton dan menjadi bagian dari kerja sama Government-to-Government (G2G) antara Indonesia dan Australia dalam memperkuat ketahanan pangan kawasan.
Pemerintah menargetkan total ekspor pupuk ke Australia mencapai 250.000 ton pada tahap awal kerja sama.